Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah

      Debit Air Sungai Lokop Meningkat, Warga Di hilir Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

      September 10, 2026

      Pasca Dilantik, Bupati Minta Baitul Mal Aceh Timur Segera Salurkan Bantuan kepada Mustahik

      September 9, 2026

      LAZISMU Dukung Posbakum Aisyiyah Aceh Untuk Layanan Mobile

      September 5, 2026

      Fantastis Hotel Royal Idi Beli Miniatur Kapal Karya Napi Lapas Idi Belasan Juta Rupiah

      September 3, 2026

      Angka Stunting di Wilayah Puskesmas Idi Rayeuk Turun Drastis Hingga Agustus 2026

      September 2, 2026
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Seni Budaya
    • Agama
    • Politik
    Metropesawat.com
    Home ยป PLTU Nagan Raya Diduga Tampung Hasil Ilegal Logging
    Ekonomi Bisnis

    PLTU Nagan Raya Diduga Tampung Hasil Ilegal Logging

    JamadonApril 21, 2026
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram

    Laporan : Isda Jurnalis Metropesawat.com

    Metropesawat.com,Meulaboh | Pembangkit Listrik Tenaga Uap ( PLTU) Nagan Raya yang beroperasi dibawah management PLN Nusantara Power (NP) Unit Pelaksana (UP) Nagan Raya diduga kuat menampung hasil Ilegal Logging. Senin 20/4/2026.

    Dugaan tersebut terlihat dari banyaknya penampungan Wood chip (serpihan) kayu berasal dari hutan alam yang diambil tanpa izin resmi pemanfaatan hutan.

    Setiap hari diduga puluhan truck enam roda dan sepuluh roda mondar mandir mengangkut Wood chip ke PLTU untuk dijadikan bahan co-fering setelah PLTU tidak lagi menerima biomassa limbah pertanian.: BACA JUGA : Pemanfaatan Limbah Sekam untuk PLTU Nagan Raya, Dongkrak Ekonomi dan Lapangan Kerja Warga

    Akibatnya, usaha produksi Wood chip kini tumbuh subur diberbagai daerah sehingga memicu terjadinya perambahan hutan dimana-mana. Khususnya di aceh.

    Tidak hanya itu, dengan tidak diterimanya sekam padi atau limbah pertanian oleh PLTU membuat ribuan orang di Aceh yang selama ini bekerja sebagai pengumpul sekam padi hilang pekerjaan.

    Demikian juga pengusaha kilang padi mulai resah karena limbah sekam padi telah menumpuk dan sudah melebihi kapasitas tampung Lumbung.

    ” Saya khusus membuat lumbung penampungan sekam untuk menjaga kualitas sekam karena dipasok ke PLTU, nyatanya sekarang tidak diterima lagi”. Ujar Riski pengusaha kilang padi di Nagan Raya.

    Hal yang sama juga diungkapkan Muhib, pemilik kilang padi di Meulaboh, Dia menyesalkan PLTU lebih memilih serpihan kayu (Wood chip) daripada limbah sekam untuk bahan co-fering.

    “Itu usaha penggilingan kayu hampir semua tidak ada izin, dan kayu juga berasal dari hutan alam, artinya semua ilegal, kok ditampung PLTU”. Ujar Muhib dengan nada bertanya.

    Manager PLN Nusantara Power (NP) Unit Pelaksana (UP) Nagan Raya Tri Wahyudi yang dikonfirmasi media ini sabtu, 18/4/26 melalui pesan WhatsApp tidak menjawab, padahal pesan konfirmasi telah dibacanya.

    Mantan Manager Pemeliharaan di PLN NP UP Indramayu yang merasa hebat dengan kiprahnya melakukan kunjungan silaturahmi ke Polres Nagan Raya, bekerja sama dengan Universitas Teuku Umar (UTU) terkait pemanfaatan FABA, dan meninjau proses dredging.justru mengabaikan konfirmasi awak media meski telah ditunggu tiga hari.

    Asisten Manajer Operasi PLTU Nagan Raya Azie Anhar mengatakan mulai implementasi program cofiring biomassa sejak Desember 2021.

    Pada 2022, mereka memulai dengan biomassa jenis cangkang sawit, kemudian juga cofiring menggunakan sekam padi dan sawdust pada tahun berikutnya, serta cofiring menggunakan woodchips pada 2024.

    Pada tahun ini, lanjut Azie, PLTU Nagan Raya juga telah melakukan uji coba implementasi cofiring dengan menggunakan biomassa cangkang kopi.

    “Untuk sejauh ini total green energi yang sudah dihasilkan dari PLTU semenjak menggunakan biomassa tersebut sekitar 31.000 MWh green,” ujarnya.

    Menurut Azie, program cofiring biomassa di PLTU berperan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, dan juga mendukung program net zero emission yang tengah digalakkan pemerintah.

    Upaya ini juga untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan melalui substitusi sekitar 3-10 persen dari batu bara, tanpa memerlukan perubahan yang besar pada peralatan yang ada pada PLTU.

    Ia menjabarkan saat ini kebutuhan biomassa PLTU Nagan Raya berkisar antara 100 hingga 200 metrik ton (MT) per hari.

    Volume kebutuhan tahunan biomassa menunjukkan tren yang dinamis, pada tahun 2022 berkisar 10.627 ton, di tahun 2023 menurun karena fluktuasi harga cangkang sawit menjadi hanya sekitar 4.373 ton, dan kembali meningkat jadi 19.109 ton pada 2024.

    Sedangkan, pada 2025, hingga April, realisasi volume biomassa telah mencapai 8.393 ton.

    Azie menyebut potensi biomassa di Aceh sangat besar dan beragam, mulai dari limbah pertanian maupun limbah industri, seperti cangkang sawit, sekam padi, sawdust, dan cangkang kopi.(*)

    Artikel Sebelumnya..

    • Musancab PKB Aceh Timur Konsolidasikan Struktur Kecamatan, Zulmi Targetkan 10 Kursi DPRK
    • Aceh Timur Menang 3-1 atas Lhokseumawe di GSI SMP Tingkat Provinsi Aceh
    • Lapas Kelas IIB Idi Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Polsek Idi Rayeuk dan Koramil Idi Rayeuk
    • Berakhir Penantian 6 Bulan! Haji Uma dan Pemerintah Aceh Berbagi Tugas Dalam Fasilitasi Pemulangan 13 Nelayan Asal Aceh Timur dari Thailand
    • Acheh Future Desak Dinas Dayah Aceh Segera Salurkan Ribuan Kitab untuk Santri
    Berita Utama Limbah Sekam Padi PLTU Nagan Raya Diduga Tampung Hasil Ilegal Logging

    Related Posts

    Politik

    Musancab PKB Aceh Timur Konsolidasikan Struktur Kecamatan, Zulmi Targetkan 10 Kursi DPRK

    September 20, 2026
    Olahraga

    Aceh Timur Menang 3-1 atas Lhokseumawe di GSI SMP Tingkat Provinsi Aceh

    September 19, 2026
    Aceh Timur

    Lapas Kelas IIB Idi Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Polsek Idi Rayeuk dan Koramil Idi Rayeuk

    September 19, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025333 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024175 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025157 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.