Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Johar Fahlani Soroti Kelangkaan BBM di Aceh Timur, Minta Disperinakertans Lebih Proaktif

      March 7, 2026

      Sambut Ramadhan, Anggota DPR RI Irsan Sosiawan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Delapan Kabupaten Kota

      February 17, 2026

      Ketua DPW Partai Aceh Aceh Timur Serahkan SK Pengurus DPC/S Darul Ihsan

      February 7, 2026

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      PLTU Nagan Raya Diduga Tampung Hasil Ilegal Logging

      April 21, 2026

      Konsolidasi ISNU di Tanah Aceh. Waketum PP ISNU Sambangi Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang

      April 12, 2026

      Rudy Supriadi Apresiasi Kerja Keras Vendor Lokal dalam Pembangunan Huntara di Aceh Timur

      March 26, 2026

      PT. Kurma Karya Global Santuni Anak Yatim di Bulan Ramadhan

      March 10, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home » PLTU Nagan Raya Diduga Tampung Hasil Ilegal Logging
    Ekonomi Bisnis

    PLTU Nagan Raya Diduga Tampung Hasil Ilegal Logging

    JamadonApril 21, 2026
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram

    Laporan : Isda Jurnalis Metropesawat.com

    Metropesawat.com,Meulaboh | Pembangkit Listrik Tenaga Uap ( PLTU) Nagan Raya yang beroperasi dibawah management PLN Nusantara Power (NP) Unit Pelaksana (UP) Nagan Raya diduga kuat menampung hasil Ilegal Logging. Senin 20/4/2026.

    Dugaan tersebut terlihat dari banyaknya penampungan Wood chip (serpihan) kayu berasal dari hutan alam yang diambil tanpa izin resmi pemanfaatan hutan.

    Setiap hari diduga puluhan truck enam roda dan sepuluh roda mondar mandir mengangkut Wood chip ke PLTU untuk dijadikan bahan co-fering setelah PLTU tidak lagi menerima biomassa limbah pertanian.: BACA JUGA : Pemanfaatan Limbah Sekam untuk PLTU Nagan Raya, Dongkrak Ekonomi dan Lapangan Kerja Warga

    Akibatnya, usaha produksi Wood chip kini tumbuh subur diberbagai daerah sehingga memicu terjadinya perambahan hutan dimana-mana. Khususnya di aceh.

    Tidak hanya itu, dengan tidak diterimanya sekam padi atau limbah pertanian oleh PLTU membuat ribuan orang di Aceh yang selama ini bekerja sebagai pengumpul sekam padi hilang pekerjaan.

    Demikian juga pengusaha kilang padi mulai resah karena limbah sekam padi telah menumpuk dan sudah melebihi kapasitas tampung Lumbung.

    ” Saya khusus membuat lumbung penampungan sekam untuk menjaga kualitas sekam karena dipasok ke PLTU, nyatanya sekarang tidak diterima lagi”. Ujar Riski pengusaha kilang padi di Nagan Raya.

    Hal yang sama juga diungkapkan Muhib, pemilik kilang padi di Meulaboh, Dia menyesalkan PLTU lebih memilih serpihan kayu (Wood chip) daripada limbah sekam untuk bahan co-fering.

    “Itu usaha penggilingan kayu hampir semua tidak ada izin, dan kayu juga berasal dari hutan alam, artinya semua ilegal, kok ditampung PLTU”. Ujar Muhib dengan nada bertanya.

    Manager PLN Nusantara Power (NP) Unit Pelaksana (UP) Nagan Raya Tri Wahyudi yang dikonfirmasi media ini sabtu, 18/4/26 melalui pesan WhatsApp tidak menjawab, padahal pesan konfirmasi telah dibacanya.

    Mantan Manager Pemeliharaan di PLN NP UP Indramayu yang merasa hebat dengan kiprahnya melakukan kunjungan silaturahmi ke Polres Nagan Raya, bekerja sama dengan Universitas Teuku Umar (UTU) terkait pemanfaatan FABA, dan meninjau proses dredging.justru mengabaikan konfirmasi awak media meski telah ditunggu tiga hari.

    Asisten Manajer Operasi PLTU Nagan Raya Azie Anhar mengatakan mulai implementasi program cofiring biomassa sejak Desember 2021.

    Pada 2022, mereka memulai dengan biomassa jenis cangkang sawit, kemudian juga cofiring menggunakan sekam padi dan sawdust pada tahun berikutnya, serta cofiring menggunakan woodchips pada 2024.

    Pada tahun ini, lanjut Azie, PLTU Nagan Raya juga telah melakukan uji coba implementasi cofiring dengan menggunakan biomassa cangkang kopi.

    “Untuk sejauh ini total green energi yang sudah dihasilkan dari PLTU semenjak menggunakan biomassa tersebut sekitar 31.000 MWh green,” ujarnya.

    Menurut Azie, program cofiring biomassa di PLTU berperan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, dan juga mendukung program net zero emission yang tengah digalakkan pemerintah.

    Upaya ini juga untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan melalui substitusi sekitar 3-10 persen dari batu bara, tanpa memerlukan perubahan yang besar pada peralatan yang ada pada PLTU.

    Ia menjabarkan saat ini kebutuhan biomassa PLTU Nagan Raya berkisar antara 100 hingga 200 metrik ton (MT) per hari.

    Volume kebutuhan tahunan biomassa menunjukkan tren yang dinamis, pada tahun 2022 berkisar 10.627 ton, di tahun 2023 menurun karena fluktuasi harga cangkang sawit menjadi hanya sekitar 4.373 ton, dan kembali meningkat jadi 19.109 ton pada 2024.

    Sedangkan, pada 2025, hingga April, realisasi volume biomassa telah mencapai 8.393 ton.

    Azie menyebut potensi biomassa di Aceh sangat besar dan beragam, mulai dari limbah pertanian maupun limbah industri, seperti cangkang sawit, sekam padi, sawdust, dan cangkang kopi.(*)

    Artikel Sebelumnya..

    • PLTU Nagan Raya Diduga Tampung Hasil Ilegal Logging
    • Rizalihadi dan Romy Syahputra Dilantik Sebagai Pengurus APDESI, ini Pesan Penting Bupati Al-Farlaky
    • Patroli Malam, Personel Polsek Peudawa Berikan Rasa Nyaman dan Kedekatan dengan Warga
    • Disdikbud Aceh Timur Terima 1000 Buku Belajar dari Balai Bahasa Provinsi Aceh
    • Ada Apa? Pidsus Kejari Aceh Timur Datangi KIP Aceh Timur
    Berita Utama Limbah Sekam Padi PLTU Nagan Raya Diduga Tampung Hasil Ilegal Logging

    Related Posts

    Daerah

    Desil Meresahkan Warga, Johar Fahlani Desak Pemerintah dan BPJS Prioritaskan Hak Kesehatan Masyarakat Miskin

    April 19, 2026
    Nasional

    Presiden Prabowo Ingatkan Seluruh Ketua DPRD: Partai Politik Boleh Beda, tapi Semua Harus Cinta Tanah Air

    April 18, 2026
    Pendidikan

    Kajari Langsa Jadi Pemateri di Forum Akademik IAIN Langsa, Bagikan  Strategi ” Easy Way to Speak English”

    April 15, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025290 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024160 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025145 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.