Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Johar Fahlani Soroti Kelangkaan BBM di Aceh Timur, Minta Disperinakertans Lebih Proaktif

      March 7, 2026

      Sambut Ramadhan, Anggota DPR RI Irsan Sosiawan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Delapan Kabupaten Kota

      February 17, 2026

      Ketua DPW Partai Aceh Aceh Timur Serahkan SK Pengurus DPC/S Darul Ihsan

      February 7, 2026

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      Keuchik Peunaron Baru Minta Korban Banjir Penerima Bantuan Tidak Melayani Pungli

      May 5, 2026

      PLTU Hentikan Pasokan Sekam Padi Ratusan Warga Kehilangan Pekerjaan

      April 22, 2026

      PLTU Nagan Raya Diduga Tampung Hasil Ilegal Logging

      April 21, 2026

      Konsolidasi ISNU di Tanah Aceh. Waketum PP ISNU Sambangi Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang

      April 12, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home » Haji Uma Advokasi Pemuda Aceh jadi Korban Penipuan Kerja di Kamboja
    Berita Utama

    Haji Uma Advokasi Pemuda Aceh jadi Korban Penipuan Kerja di Kamboja

    RedaksiAugust 6, 2024
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram

    metropesawat.com, JAKARTA – Delapan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penipuan kerja di Kamboja ditahan oleh kepolisian lokal guna menjalani proses pemeriksaan paska melarikan diri dari tempat mereka bekerja.

    Dari delapan WNI tersebut, sebanyak tiga orang berasal dari Aceh, yakni MN asal Aceh Utara, EM asal Aceh Timur, serta MR asal Kota Lhokseumawe, sisanya 3 orang dari Sumatera Utara dan 2 orang asal Pulau Batam

    Informasi tersebut disampaikan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal daerah pemilihan Aceh, H Sudirman Haji Uma, Selasa (6/8/2024).

    Menurut Haji Uma, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari koban asal Aceh, saat ini mereka ditahan dan menjalani pemeriksaan di Gedung Police Commisioner Head Quarter Kandal Province, Kamboja setelah melarikan diri dari tempat mereka bekerja.

    “Dari informasi yang kita peroleh, mereka melarikan diri dari tempat kerjanya di Chrey Thum, Kamboja dan melaporkan kasus penipuan yang dialaminya kepada otoritas kepolisian di Provinsi Kandal, Kamboja”, jelas Haji Uma.

    Baca juga : Haji Uma Rapat Kerja dengan BPK RI Perwakilan Aceh

    Haji Uma menambahkan, terkait laporan yang diterimanya. Saat ini dirinya telah menyurati Direktorat Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia guna memohon perlindungan serta pemulangan para korban ke tanah air.

    “Menindaklanjuti laporan dari para korban, kami telah menyurati Kemenlu RI melalui Direktorat Perlindungan WNI & BHI guna memohon upaya perlindungan dan proses pemulangan mereka ke tanah air”, ungkap Haji Uma.

    Selain itu, Haji Uma juga membantu biaya sebesar 2 juta rupiah untuk kebutuhan biaya makan mereka selama menjalani proses pemeriksaan di kantor kepolisian setempat. Biaya tersebut ditransfer Haji Uma melalui rekening DANA salah satu korban asal Aceh.

    Berdasarkan cerita para korban asal Aceh kepada Haji Uma, keberangkatan mereka untuk bekerja di Kamboja karena tergiur oleh iming-iming gaji besar yang mencapai 1000 USD per bulan dari seorang teman asal Aceh.

    Mereka dijanjikan akan bekerja di restoran, namun setelah tiba disana ternyata sangat berbeda dengan yang dijanjikan. Selain itu, mereka hanya mendapat gaji 100 USD per bulannya.

    Karena merasa tidak tahan, mereka pun mencoba melarikan diri dan dilaporkan oleh pemilik tempat kerja kepada otoritas kepolisian lokal setempat. Akibatnya saat ini mereka ditahan dan diperiksa di Gedung Police Commisioner Head Quarter Kandal Province, Kamboja.

    “Kami menghimbau kepada para pemuda Aceh agar tidak mudah terpengaruh dengan ajakan kerja di luar negeri dengan iming-iming gaji besar, sudah puluhan korban yang kami advokasi semuanya dengan historis penipuan yang sama”, tegas Haji Uma

    Haji uma juga berharap seluruh elemen masyarakat Aceh ikut membantu mensosialisasikan hal ini untuk mencegah penipuan serupa terhadap pemuda Aceh tidak lagi terjadi. (Seni Hendri)

    Haji Uma Advokasi Pemuda Aceh jadi Korban Penipuan kerja di Kamboja

    Related Posts

    Berita Utama

    Haji Uma Apresiasi Pemko Banda Aceh Tutup Operasional Daycare Penganiayaan Anak

    May 2, 2026
    Berita Utama

    Laporkan Semua Akun Penyebar Fitnah, Bupati Al-Farlaky: Kita Uji Secara Hukum

    May 1, 2026
    Aceh Timur

    Banyak Tukang Becak dan Petani  Masuk Desil Tinggi, Komisi IV DPRK Aceh Timur Semprot Ketimpangan Data DTKS

    April 27, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025299 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024166 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025151 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.