Kita tidak ingin ada masyarakat yang benar-benar membutuhkan namun tidak terakomodasi karena kendala administrasi data Desil.
Fattah Fikri
Laporan | Jamadon | Jurnalis Metropesawat.com
Metropesawat.com,Aceh Timur | Rapat Koordinasi Komisi IV DPRK Aceh Timur bersama mitra kerja berlangsung dinamis saat membahas sinkronisasi data Desil dan keberlanjutan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Pertemuan ini menyoroti banyaknya warga kurang mampu yang justru masuk dalam kategori Desil tinggi, sehingga terancam sulit mengakses bantuan kesehatan. Rapat ini berlangsung di Komplek DPRK Aceh Timur , Idi, Senin (27/04/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRK Aceh Timur, Fattah Fikri, didampingi Wakil Ketua Komisi, Johar Falani,Mariana,Samin alam Tanoga, Azhari, Taufik Fauzal,Ridwan Efendi, Salman. serta sejumlah anggota komisi lainnya.
Hadir dinas terkait. Riyalul Fikri, Plt. Kadinkes, dr. Munawwir, Sp.B, Wadir Pelayanan (RSUD) Rustam,Kabag Prokopim ,dr. Reza Rosni, Al, Mutasir, SE, Dinas Sosial, Nurul Fajri. BPJS Kesehatan, Adi Saputra BPJS Kesehatan, dr. Ismadiyani, Kabid Pelayanan Medik, drg. Irda, Rienta Maela, Kasie Pelayanan.

Menanggapi keluhan terkait data, pihak Dinas Sosial (Dinsos) memberikan klarifikasi mengenai proses penentuan status ekonomi masyarakat. Dinsos menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya melatih operator di tingkat desa agar lebih teliti dalam menginput data. Namun, ditegaskan bahwa Dinsos secara teknis tidak memiliki kewenangan untuk menaikkan atau menurunkan status Desil seseorang karena hal tersebut merupakan domain sistem pusat berdasarkan parameter tertentu.Baca juga :Johar Fahlani Desak Pemerintah dan BPJS Prioritaskan Hak Kesehatan Masyarakat Miskin
Pihak RSUD dr. Zubir Mahmud mengungkapkan fakta di lapangan bahwa terdapat ketimpangan data yang nyata. Ditemukan warga yang berada pada kategori Desil 8, 9, dan 10 namun secara riil kondisi ekonominya sangat terbatas. Hal ini menjadi Persoalan besar, terutama bagi warga miskin yang “tercecer” dari pendataan yang akurat.Baca juga : IGD RSUD Zubir Mahmud Membludak, Rata-rata Pasien Terjangkit Demam
Baca halaman selanjutnya …
