Mantan juara satu guru berprestasi tingkat provinsi ini menuturkan, konsep Teaching at the Right Level dan Culturally Responsive Teaching yang dirancang untuk memastikan pembelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman siswa serta konteks budaya mereka.
Lebih lanjut dijelaskannya, pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran, sehingga setiap individu merasa terlibat dan dihargai.
Selain itu kata Khairuddin, Adaptive Learning turut ditekankan sebagai strategi untuk memberikan pembelajaran yang fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan unik setiap siswa.
Mantan Sekjen PP IGI ini memperkenalkan kerangka Understanding by Design yang menjadi panduan dalam merancang kurikulum dan pembelajaran secara sistematis.
Dengan pendekatan ini, guru diajak untuk merancang pembelajaran yang dimulai dari tujuan akhir, kemudian merancang proses belajar yang mendukung pencapaian tujuan tersebut.
” Harapannya dengan penerapan transformasi pembelajaran abad 21 ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan nasional, serta membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan masa depan,” imbuh Khairuddin.(*)
Berita Terkini:
- Nasir Djamil Buka Diklat Paralegal YARA, Tekankan Keberpihakan pada Keadilan dan Masa Depan Aceh
- Antisipasi Banjir Akhir Tahun, Keuchik Minta BPBD dan Dinsos Aceh Timur Siapkan Lumbung Sembako Darurat di Setiap Kecamatan
- Aceh–Papua Bersaudara, Safaruddin Dorong Penguatan Pendidikan dan SDM
- PKB Aceh Timur Rampungkan Konsolidasi Pengurus DPRT dan Gelar Pelatihan Operator Tingkat Kecamatan
- Kejari Aceh Timur Tangkap Buronan Korupsi Aset PT KAI di Binjai, Divonis 6 Tahun Penjara
Editor: Jamadon
Copyright ©️ metropesawat.com 2025
