Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Johar Fahlani Soroti Kelangkaan BBM di Aceh Timur, Minta Disperinakertans Lebih Proaktif

      March 7, 2026

      Sambut Ramadhan, Anggota DPR RI Irsan Sosiawan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Delapan Kabupaten Kota

      February 17, 2026

      Ketua DPW Partai Aceh Aceh Timur Serahkan SK Pengurus DPC/S Darul Ihsan

      February 7, 2026

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      Konsolidasi ISNU di Tanah Aceh. Waketum PP ISNU Sambangi Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang

      April 12, 2026

      Rudy Supriadi Apresiasi Kerja Keras Vendor Lokal dalam Pembangunan Huntara di Aceh Timur

      March 26, 2026

      PT. Kurma Karya Global Santuni Anak Yatim di Bulan Ramadhan

      March 10, 2026

      Johar Fahlani Soroti Kelangkaan BBM di Aceh Timur, Minta Disperinakertans Lebih Proaktif

      March 7, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home ยป Diduga Dianiaya Berat Hingga Meninggal Dunia oleh Oknum Polisi, Haji Uma Minta Polda Aceh Tangani Serius
    Berita Utama

    Diduga Dianiaya Berat Hingga Meninggal Dunia oleh Oknum Polisi, Haji Uma Minta Polda Aceh Tangani Serius

    RedaksiMay 4, 2024
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Anggota DPD RI, H Sudirman atau Haji Uma, meminta Polda Aceh, menangani serius dugaan penganiaya yang dilakukan oleh oknum Polisi Polres Aceh Utara, yang menyebabkan korban meninggal dunia.

    BANDA ACEH – Anggota DPD RI, H Sudirman atau Haji Uma, meminta Polda Aceh, menangani serius dugaan penganiaya yang dilakukan oleh oknum Polisi Polres Aceh Utara, yang menyebabkan korban meninggal dunia.

    Korban yakni Saiful Abdullah (51) warga Kuta Glumpang Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

    Haji Uma memberikan perhatian serius terhadap kasus ini pasca menerima laporan dari keluarga korban penganiayaan.

    Haji Uma meminta Polda Aceh untuk serius menangani kasus ini, jika tidak ada perkembangan, dirinya akan menyurati Kapolri untuk mendapatkan jawaban.

    “Keluarga korban sudah melapor ke kami kemarin, maka dalam hal ini saya minta Polda Aceh untuk serius menangani kasus ini,” ungkap Haji Uma.

    Menurut laporan Noviana, anak korban yang juga ikut melaporkan kejadian ini kepada Polres Lhokseumawe pada 2 Mei 2024, LP nomor: LP/B/91/V/2024 SPKT/Polres Lhokseunawe/ Polda Aceh

    Kronologis kejadian menurut Noviana, pada tanggal 29 April 2024, korban ditangkap yang mengatasnamakan anggota Polres Aceh Utara dalam hal dugaan kasus Narkotika.

    Baca juga Pendarahan Jantung, Haji Uma Bantu Pemulangan Warga Aceh Utara dari Malaysia

    Saat korban ditangkap, keluarga sempat mendatangi tempat kejadian, namun pelaku tidak mengizinkan keluarga bertemu korban, bahkan pelaku menembakkan peluru ke tanah untuk menghentikan keluarga korban mendekat, korban selanjutnya dibawa bersama pelaku.

    Kemudian Noviana meminta bantuan Said, salah seorang warga desanya yang dianggap memiliki jaringan dengan pihak Kepolisian

    Hasil komunikasi Said hingga terhubung dengan pelaku dan meminta uang tebusan sebesar 50 juta rupiah di hari itu juga, jika tidak korban akan dibawa ke kantor Lhoksukon ibukota Aceh Utara.

    Keluarga korban berhasil mendapatkan uang 50 juta dengan menjual emas yang dimiliki dan meminjam uang dari orang lain.

    Setelah menyerahkan uang yang diantar oleh Said kepada pelaku, sekira pukul 22.00 wib, korban dibawa pulang oleh Said yang diboncengi dengan sepeda motornya dengan
    kondisi badan yang penuh lebam dan dari telinga keluar darah.

    Setiba di rumah, korban menjelaskan bahwa dirinya mengalami penganiayaan berat oleh pelaku dan dipaksa mengaku memiliki Narkoba, namun korban tetap pada pendiriannya tidak memiliki barang haram tersebut.

    Korban hanya mampu bertahan di rumah lebih kurang 30 menit selanjutnya harus dilarikan ke rumah sakit Kesrem Lhokseumawe untuk mendapatkan perawatan karena kondisi korban sudah mulai kehilangan kesadaran.

    Sampai di rumah sakit korban sempat ditangani oleh tim media IGD dan ICU, namun Naas menjemput korban untuk menghadap sang Khalid.

    Kasus tersebut saat ini sedang ditangani Polres Lhokseumawe dan Propam Polda Aceh. (Seni Hendri)

    Info Haji Uma Penganiayaan Polres Aceh Utara

    Related Posts

    Berita Utama

    DPD NasDem Aceh Timur Protes dan Minta Tempo Mohon Maaf atas Laporan Utama dan Karikatur Surya Paloh

    April 15, 2026
    Berita Utama

    Mengenal Sosok Ridwan, Kepsek Berprestasi Dipercayakan Bupati Jabat Kabid Pembinaan SD Disdikbud Aceh Timur

    April 12, 2026
    Berita Utama

    Melonjak Drastis tahun ini, 523 Murid SMA dan SMK Lulus Seleksi Jalur Prestasi

    April 2, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025290 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024160 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025145 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.