Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah

      Debit Air Sungai Lokop Meningkat, Warga Di hilir Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

      September 10, 2026

      Pasca Dilantik, Bupati Minta Baitul Mal Aceh Timur Segera Salurkan Bantuan kepada Mustahik

      September 9, 2026

      LAZISMU Dukung Posbakum Aisyiyah Aceh Untuk Layanan Mobile

      September 5, 2026

      Fantastis Hotel Royal Idi Beli Miniatur Kapal Karya Napi Lapas Idi Belasan Juta Rupiah

      September 3, 2026

      Angka Stunting di Wilayah Puskesmas Idi Rayeuk Turun Drastis Hingga Agustus 2026

      September 2, 2026
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Seni Budaya
    • Agama
    • Politik
    Metropesawat.com
    Home » Sempat Ditolak Pihak Bandara Mudik ke Aceh karena Sakit, Iqbal Bisa Pulang setelah Dibantu Haji Uma
    Berita Utama

    Sempat Ditolak Pihak Bandara Mudik ke Aceh karena Sakit, Iqbal Bisa Pulang setelah Dibantu Haji Uma

    Seni HendriApril 11, 2024
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram

    metropesawat.com, JAKARTA – Muhamad Iqbal (22), pemuda asal Gampong Kumbang Peunteut, Blang Mangat Kota lhokseumawe mengalami nasib miris saat hendak mudik lebaran ke kampung halaman. Dirinya ditolak terbang di Bandara Soekarno-Hatta, pada Rabu (3/4/2024) lalu.

    Padahal Iqbal sudah mengantongi tiket dengan maskapai citilink. Namun menurut petugas bandara, Iqbal mengalami sakit hingga dianggap tidak layak terbang jika tanpa pendamping. Akibatnya, Iqbal harus urung pulang ke Aceh dan menumpang di tempat temannya di daerah Tangerang, Provinsi Banten.

    Kepulangan Iqbal sendiri sudah sangat dinantikan pihak keluarga di Aceh karena telah lama merantau. Karena itu, setelah mendapat kabar Iqbal tertahan di Bandara Soekarno-Hatta karena sakit, keluarga lalu meminta bantuan kepada anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma.

    Permohonan bantuan itu disampaikan via surat yang dikirim oleh Geuchik Gampong Kumbang Peunteut Kecamatan Blang Mangat, mewakili keluarga Muhammad Iqbal yang ditujukan kepada Haji Uma.

    Hal tersebut kemudian ditindaklanjuti Haji Uma dengan melakukan penelusuran atas keberadaan Iqbal dan diketahui jika dirinya menumpang ditempat temannya di daerah Tangerang, Provinsi Banten yang alami kondisi alami sesak nafas karena penyakit lambungnya kambuh.

    Selanjutnya untuk bisa bertahan haji uma juga membiaya masuk klinik terdekat supaya penyakitnya tidak semakin parah .

    Setelah berkomunikasi dengan Iqbal, lalu ditentukan untuk berangkat kembali pada Rabu (10/4/2024). Setelah Haji Uma menemukan seorang warga asal Sigli, Jufri yang bersedia menjadi pendamping. Kemudian tiket penerbangan citilink milik Iqbal di jadwal ulang (reschedule) melalui bantuan Fajri, warga Aceh yang bekerja di taxi daring Bandara Soekarno Hatta.

    Sementara tiket pendamping dengan rute Soekarno-Hatta ke Kuala Namu dibiayai Haji Uma beserta biaya tambahan untuk reschedule tiket Iqbal Haji Uma juga mencarikan dan membiayai biaya perjalanan darat dari Bandara Kuala Namu ke Aceh.

    Akhirnya Muhammad Iqbal bersama Jufri sebagai pendamping berangkat pukul 5.00 wib dari Bandara Soetta dan tiba di Kuala Namu sekitar pukul 7.45 wib. Namu. Tapi dikarenakan bertepatan hari lebaran, baru sekitar pukul 10.00 wib lebih, keduanya baru menemukan jasa angkutan umum dan berangkat dari Kuala Namu ke Aceh.

    Sementara itu, H. Sudirman atau Haji Uma mengucapkan rasa syukur setelah Iqbal yang didampingi Jufri tiba di Kuala Namu dan informasi stafnya, sekitar pukul 12.00 wib mereka telah sampai sekitar Langkat, Sumatera Utara dalam perjalanan ke Aceh.

    “Alhamdulillah, keduanya sudah dalam perjalanan menuju Aceh. Semoga lekas bisa berkumpul dengan keluarga untuk merayakan Idul Fitri bersama”, ujar Haji Uma.

    Haji Uma juga turut mengucapkan rasa terima kasih kepada para pihak yang telah ikut membantu proses pemulangan Muhammad Iqbal ke Aceh.

    “Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu. Dengan solidaritas dan saling membantu sesama membuat kita terus solid dan bersatu untuk Aceh”, pungkas Haji Uma.(Hd)

    Related Posts

    Daerah

    Massa Kamisan Aceh Gelar Aksi “September Hitam: Menolak Lupa Tragedi Tanjung Priok”

    September 11, 2026
    Berita Utama

    BMA dan ASITA Aceh Dorong Sinergi Wakaf Produktif dan Pariwisata

    September 10, 2026
    Berita Utama

    Haji Uma Soroti Pengeroyokan Siswa di Simeulue, Minta Polisi Segera Amankan Tujuh Tersangka

    September 6, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025331 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024174 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025157 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.