Close Menu
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • InfoWarkop
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • MetroInovation
  • MetroInspiratif
  • MetroSport
  • MetroViral
  • Nasional
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Syiar
  • Tokoh
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
Facebook Instagram WhatsApp TikTok
Metropesawat.com
  • Home
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Pendidikan
  • MetroSport
  • Politik
Subscribe
Metropesawat.com
Home » Massa Kamisan Aceh Gelar Aksi “September Hitam: Menolak Lupa Tragedi Tanjung Priok”
Daerah

Massa Kamisan Aceh Gelar Aksi “September Hitam: Menolak Lupa Tragedi Tanjung Priok”

RedaksiSeptember 11, 2026
Share WhatsApp Facebook Telegram Email
Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Kamisan Aceh menggelar aksi damai bertema “September Hitam: Menolak Lupa Tragedi Tanjung Priok” pada Kamis sore, 10 September 2026, di Taman Ratu Safiatuddin, Jalan Teuku Nyak Arief, Gampong Lampriet, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Puluhan aktivis tuntut penuntasan pelanggaran HAM dan kecam represivitas aparat

Metropesawat.com,BANDA ACEH – Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Kamisan Aceh menggelar aksi damai bertema “September Hitam: Menolak Lupa Tragedi Tanjung Priok” pada Kamis sore, 10 September 2026, di Taman Ratu Safiatuddin, Jalan Teuku Nyak Arief, Gampong Lampriet, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Aksi yang berlangsung pukul 17.45 hingga 18.25 WIB itu menjadi ruang konsolidasi kolektif untuk menuntut negara menuntaskan kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia masa lalu di Indonesia.

Aksi dipimpin oleh Iza Mukhlisin selaku Koordinator Lapangan. Sejumlah perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus turut hadir, di antaranya Ketua Himpunan Mahasiswa Sosiologi FISIP Universitas Syiah Kuala Rizqa Rahmatillah dan mahasiswa Fakultas Pertanian USK Muhammad Zakian.

Ads
Demo

Dorong Gerakan Kolektif dan Sikapi Tindak Represif Aparat

Rizqa Rahmatillah menegaskan bahwa Kamisan Aceh merupakan ruang bersama seluruh elemen masyarakat, bukan milik kelompok tertentu.

“Untuk menjaga keberlanjutan gerakan, kami rutin menggelar diskusi informal menjelang aksi guna menyusun agenda perjuangan,” ujarnya.

Di sisi lain, massa juga mengecam tindakan represif oknum aparat yang terjadi beberapa hari sebelum aksi. Muhammad Zakian mengungkapkan bahwa pada Minggu pagi sebelumnya, sejumlah aktivis — termasuk Misbah, Ketua MPN Unmuha, dan Apis — mengalami pemukulan oleh sekitar 8-10 orang oknum aparat di depan Kodim 0101.

“Sebelumnya kami telah mengajukan surat permohonan pengamanan dan perlindungan agar kegiatan berlangsung aman. Namun surat tersebut ditolak, hingga berujung pada aksi pemukulan. Pemenuhan hak menyampaikan pendapat seharusnya dijamin, bukan dibalas dengan kekerasan,” tegas Zakian.

September Hitam dan Pengabaian Kasus HAM oleh Pemerintah

Koordinator Lapangan Aksi, Iza Mukhlisin, menyampaikan sejumlah poin krusial terkait momentum September Hitam dan konsistensi Gerakan Kamisan:

  1. Peringatan Tragedi Tanjung Priok
    Aksi ini menyoroti Tragedi Tanjung Priok 12 September 1984 sebagai salah satu rekam jejak kelam pelanggaran HAM berat yang belum diselesaikan secara adil.
  2. Kritik terhadap Pemimpin Nasional
    Gerakan Kamisan yang konsisten berjalan sejak 2007 membuktikan bahwa pergantian rezim kepemimpinan nasional hingga saat ini belum mampu memberikan penuntasan maksimal terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM.
  3. Tuntutan Sikap Tegas Pemerintah
    Pemerintah didesak agar tidak menutup mata dan bersikap apatis terhadap aspirasi masyarakat. Aksi damai Kamisan Aceh akan terus berpindah lokasi dan menyuarakan isu-isu HAM selama keadilan belum ditegakkan.

Kamisan Aceh menegaskan akan terus konsisten menggelar aksi damai secara berkala demi merawat ingatan publik dan menuntut negara bertanggung jawab penuh atas seluruh pelanggaran HAM di Indonesia.

Laporan : Khairul Munzir : Banda Aceh

Editor : Jamadon

Artikel.

  • Perbaikan Pompa SPAM Waduk Belanda Selesai, Layanan Air PDAM Kembali Normal
  • Waspada Jebakan Positivitas Toksik, Tuntutan Selalu Bahagia Justru Rusak Kesehatan Mental
  • YARA Minta MPR Aktifkan Referendum
  • Waspada Jebakan Positivitas Toksik, Tuntutan Selalu Bahagia Justru Rusak Kesehatan Mental
  • Perbaikan Pompa SPAM Waduk Belanda Selesai, Layanan Air PDAM Kembali Normal

Banda Aceh Berita Utama

Berita Terkini

Nasional

YARA Minta MPR Aktifkan Referendum

RedaksiNovember 5, 2026
Pendidikan

Waspada Jebakan Positivitas Toksik, Tuntutan Selalu Bahagia Justru Rusak Kesehatan Mental

Iskandar IshakNovember 5, 2026
MetroSport

Tutup FEBI Fest 2026, Dekan FEBI: Semua Sebenarnya Sudah Menemukan Juara di Diri Sendiri

JamadonNovember 5, 2026
Terkini

Waspada Jebakan Positivitas Toksik, Tuntutan Selalu Bahagia Justru Rusak Kesehatan Mental

November 5, 2026

Kacabdin Aceh Timur Tunjuk Sdri. Henny Mahera Siregar Sebagai Plh Kepala SMAN 1 Simpang Ulim.

October 25, 2026

VIRAL! ADA APA SEBENARNYA DENGAN SMAN 1 SIMPANG ULIM? Pohon Ikonik Ditebang, Alumni Kecewa, Siswa Protes

October 25, 2026
Medsos MetroPesawat
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Demo
Ekonomi Bisnis

Waspada Jebakan Positivitas Toksik, Tuntutan Selalu Bahagia Justru Rusak Kesehatan Mental

November 5, 2026

Kacabdin Aceh Timur Tunjuk Sdri. Henny Mahera Siregar Sebagai Plh Kepala SMAN 1 Simpang Ulim.

October 25, 2026

VIRAL! ADA APA SEBENARNYA DENGAN SMAN 1 SIMPANG ULIM? Pohon Ikonik Ditebang, Alumni Kecewa, Siswa Protes

October 25, 2026
Seni Budaya

Tumbuhkan Semangat Kebersamaan, Pegawai Kantor Camat Peudawa Gelar Gotong Royong Bersama

October 29, 2026

MPC Pemuda Pancasila Aceh Timur Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98

October 28, 2026

Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

December 31, 2025
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Tentang Kami
  • Redaksi Dan Manajemen
© 2020 PT. Media Pesawat Group

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.