Metropesawat.com,ACEH TIMUR – Pasca bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, masyarakat masih menghadapi berbagai persoalan dalam proses pemulihan. Salah satunya adalah kelangkaan semen yang dinilai semakin serius dan diikuti lonjakan harga di sejumlah daerah.
Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, harga Semen Andalas di beberapa wilayah dilaporkan mencapai sekitar Rp150.000 per sak. Sementara sejumlah merek semen lainnya dijual hingga kisaran Rp90.000 per sak.
Kondisi tersebut dinilai semakin memberatkan masyarakat, khususnya warga yang sedang membangun kembali rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana.
Pemuda Aceh Timur, Fuadi, menyayangkan respons Pemerintah Aceh yang dinilai belum mampu memberikan solusi cepat dan kepastian terkait persoalan kelangkaan serta kenaikan harga semen.
“Masyarakat membutuhkan solusi nyata, bukan sekadar penjelasan tanpa kepastian kapan persoalan ini akan berakhir,” ujar Fuadi dalam pernyataan sikapnya.
Menurut Fuadi, informasi yang beredar menunjukkan aktivitas produksi di pabrik masih berjalan. Namun, persoalan kelangkaan semen diduga terjadi pada rantai distribusi.
Karena itu, ia meminta Pemerintah Aceh bersama instansi terkait dan aparat penegak hukum melakukan penelusuran secara terbuka dan transparan guna memastikan penyebab kelangkaan serta lonjakan harga semen tersebut.
Lanjut baca ….
