metropesawat.com, ACEH TIMUR | Ribuan masyarakat bersama mantan kombatan GAM memadati Gampong Seuneubok Teungoh, Kecamatan Idi Cut, Aceh Timur, Rabu 3 Juni 2026. Mereka hadir memperingati Haul ke-16 wafatnya Tgk. Muhammad Hasan di Tiro, Wali Nanggroe dan founding father perjuangan Aceh Merdeka. Acara berlangsung khidmat, diawali zikir dan doa bersama serta diisi santunan 35 anak yatim sekitar.
Ketua pelaksana Faisal Rizal Hasan, Stafsus Gubernur Aceh, menyebut haul ini agenda tahunan untuk merawat ingatan kolektif.
“Kami undang eks-kombatan, tokoh masyarakat, hingga panglima wilayah untuk doa bersama almarhum Wali Nanggroe,” ujarnya. Suasana haru menyelimuti peserta yang larut dalam lantunan Al-Qur’an sambil mengenang keteguhan almarhum memperjuangkan harkat rakyat Aceh.
Tgk. Muhammad Hasan di Tiro wafat 3 Juni 2010 di Banda Aceh setelah lama di pengasingan Swedia. Bagi masyarakat Aceh, beliau simbol pemersatu dan penjaga marwah peradaban.
Faisal berharap nilai persatuan yang diwariskan Wali Nanggroe terus dijaga seluruh elemen masyarakat, khususnya Aceh Timur, sebagai jembatan sejarah bagi generasi muda dan semangat perdamaian Bumi Serambi Mekkah.
Usai doa dan santunan, acara ditutup dengan makan bersama seluruh peserta. Momen silaturahmi itu dinilai memperkuat rasa kekeluargaan dan persaudaraan antar eks-kombatan, tokoh masyarakat, dan warga. Panitia berharap tradisi haul ini terus hidup agar nilai perjuangan, kebijaksanaan, dan pengabdian almarhum menjadi pedoman membangun Aceh yang damai, maju, dan bermartabat.
Artikel
- Ribuan Warga Aceh Timur Peringati Haul ke-16 Tgk Muhammad Hasan di Tiro
- Tepati Janji Kampanye, Bupati Al-Farlaky Bangun Jalan Alue Ie Mirah – Kuta Binje
- Wisuda di JCC, Haji Uma Raih Gelar Magister Ilmu Politik, Putranya Lulus Sarjana Ilmu Komunikasi
- Momen Bahagia, DPD NasDem dan Masyarakat Aceh Timur Terima Sapi Kurban dari DPR RI Irsan Sosiawan
- Refleksi Idul Adha Amanah Kepemimpinan dan Harapan untuk Aceh Timur
