metropesawat.com, ACEH TIMUR – Warung kopi menjadi ruang temu yang hangat antara aparat Kepolisian dan masyarakat. Kapolsek Peureulak, Polres Aceh Timur, Polda Aceh, AKP Syamsul Bahri, S.H. dengan didampingi Wakapolsek Iptu Taufiq Junaidi, S.H. menggelar kegiatan Saweu Keude Kupi pada salahsatu warung kopi, Desa Lhok Dalam, Kecamatan Peureulak. Selasa, (14/4/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dimanfaatkan oleh Kapolsek sebagai sarana membangun komunikasi langsung dengan warga. Dalam suasana santai khas warung kopi, aparat Kepolisian duduk bersama masyarakat, membahas berbagai isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
AKP Syamsul Bahri mengatakan, kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang dialog yang lebih terbuka antara polisi dan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, Polri tidak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, tetapi juga menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung.
“Pendekatan humanis seperti ini penting untuk membangun kepercayaan. Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi persoalan di lapangan,” ujar AKP Syamsul Bahri.
Dalam kesempatan itu, dialog interaktif turut melibatkan tokoh agama setempat, Tgk. Ibrahim A. Ghani, S.Sos.I, bersama sejumlah warga Kecamatan Peureulak. Mereka diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai masukan terkait situasi keamanan di lingkungan masing-masing.
Selain menjadi wadah penyampaian aspirasi, forum informal ini dinilai mampu mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
Respons positif pun terlihat dari antusiasme warga yang hadir. Mereka menilai program Saweu Keude Kupi menjadi langkah konkret dalam menciptakan hubungan yang lebih harmonis serta meningkatkan rasa saling percaya antara kepolisian dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap sinergi dengan masyarakat semakin kuat, sehingga upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Peureulak dapat dilakukan secara bersama-sama.” Terang AKP Syamsul Bahri. (Iwan Gunawan).
