Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Ketua Komisi IV DPRK Fattah Fikri : Selamat Ditetapkannya Azhari M Nur sebagai Ketua DPW PA Aceh Timur

      May 19, 2026

      Dipercaya DPP Partai Aceh, Azhari “Haji Maop” Resmi Nahkodai DPW PA Aceh Timur 2026-2031

      May 18, 2026

      Johar Fahlani Soroti Kelangkaan BBM di Aceh Timur, Minta Disperinakertans Lebih Proaktif

      March 7, 2026

      Sambut Ramadhan, Anggota DPR RI Irsan Sosiawan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Delapan Kabupaten Kota

      February 17, 2026

      Rusak Pasca Banjir, Anggota DPRK Tarmizi Daud Desak BNPB Perbaiki Jalan dan Irigasi di Pante Bidari

      May 12, 2026

      Keuchik Peunaron Baru Minta Korban Banjir Penerima Bantuan Tidak Melayani Pungli

      May 5, 2026

      PLTU Hentikan Pasokan Sekam Padi Ratusan Warga Kehilangan Pekerjaan

      April 22, 2026

      PLTU Nagan Raya Diduga Tampung Hasil Ilegal Logging

      April 21, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home » Kalak BPBD Aceh Timur: Huntara yang Tidak Sesuai Spesifikasi Tidak Dibayar Pemerintah
    Daerah

    Kalak BPBD Aceh Timur: Huntara yang Tidak Sesuai Spesifikasi Tidak Dibayar Pemerintah

    Seni HendriFebruary 2, 2026
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Kondisi Huntara percontohan di Dusun Krueng Tuan, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, yang ditinggal kontraktornya baru terpasang rangka baja saja. Foto direkam, Kamis (29/1/2026).


    metropesawat.com, ACEH TIMUR –
    Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, mengatakan pemerintah akan menurunkan tim teknis untuk melakukan monitoring dan pengecekan langsung terhadap hunian sementara baik komunal maupun insitu yang dibangun oleh pihak rekanan di berbagai wilayah Aceh Timur, yang terdampak banjir.

    “Terkait Huntara apabila sudah selesai dibangun pihak vendor, maka nanti ada tim monitoring dari dinas terkait untuk mengecek spesipikasi dari bangunan Huntara yang dibangun. Jika tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah maka tidak akan dibayar”, ungkap Syahrizal Fauzi, dkepada metropesawat.com, Minggu (1/1/2026).

    Saat ini, jelas Syahrizal tim monitoring tersebut belum turun ke lapangan, karena proses pembangunan masih berjalan. “Progresnya, ada yang baru 30, 50, hingga 80 persen. Insya Allah Minggu depan tim monitoring sudah turun ke lapangan”, jelas Syahrizal seraya menyebutkan Aceh Timur, paling cepat progres pembangunan Huntara dibandingkan dengan daerah kabupaten kota lainnya di Aceh Timur yang terdampak banjir.

    Syahrizal mengatakan, total rumah rusak berat akibat banjir di Aceh Timur sebanyak 3.843 unit. Dengan rincian penerima Dana Tunggu Hunian 430 unit, selebihnya Huntara komunal 821 unit, dan Huntara insitu sebanyak
    2.592 unit.

    Pembangunan Terkendala Bahan Baku

    Syahrizal Fauzi menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah berkomitmen mempercepat pembangunan Huntara dimasa pemulihan pasca banjir saat ini.

    “Proses pembangunan saat ini jangan samakan dengan kondisi normal, kenapa proses pembangunan sedikit terlambat di lapangan hal ini karena vendor kesulitan untuk mendapatkan bahan baku seperti seng, rangka baja, dan bahan baku utama lainnya karena semua daerah yang terdampak juga memacu pembangunan Huntara”, jelas Syahrizal Fauzi.

    Berbeda dengan Huntara komunal, jelas Syahrizal, Huntara komunal yang dibangun oleh rekanan mitra BNPB mendatangkan langsung materialnya dari Jakarta.

    Kendala lain yang memperlambat pembangunan Huntara insitu, terkendala lokasi. “Seperti di Dusun Alue Canang Desa Seumanah Jaya, lokasinya tidak cocok dibangun Huntara karena sedikit hujan langsung banjir, namun demikian nantinya penerima manfaat bisa menandatangani surat pernyataan memilih Huntara komunal atau insitu”, jelas Syahrizal.

    Intinya, jelas Syahrizal, ia berpesan kepada masyarakat korban banjir jangan takut tidak dibantu Huntara, karena ini adalah target dan fokus pemerintah pusat daerah untuk masa pemulihan pasca bencana banjir.

    “Apabila nantinya Huntara sudah selesai dibangun pihak rekanan, dan apabila tidak sesuai dengan spesifikasi maka tidak akan dibayar oleh pemerintah. Jadi jangan takut”, pesannya.

    Pemerintah berkomitmen terus mempercepat pembangunan Huntara, terbukti beberapa lokasi Huntara komunal sudah selesai dibangun dan sudah diresmikan sekaligus diserahkan kepada penerima manfaat seperti di Kecamatan Julok, Pante Bidari, dan dalam waktu dekat diresmikan di Kecamatan Simpang Ulim.

    Tim Verifikasi untuk Membantu Desa

    Kepala BPBD juga mengatakan bahwa BNPB dan Pemda menurunkan tim verifikasi rumah rusak terdampak banjir bertujuan untuk membantu perangkat desa untuk menilai dan memastikan kategori kerusakan rumah korban banjir sesuai data yang dikirimkan dusun ke desa, ke kecamatan dan ke Posko.

    “Tim Verifikasi untuk memastikan kategori kerusakan sesuai format yang telah ditetapkan. Selain itu saat ini juga sedang berlangsung pendataan tahap kedua bagi korban yang belum terdata, pendataan sesuai dengan by name by address,” ungkap Syahrizal.

    Huntara Huntara korban banjir di Aceh Timur

    Related Posts

    Daerah

    Rusak Pasca Banjir, Anggota DPRK Tarmizi Daud Desak BNPB Perbaiki Jalan dan Irigasi di Pante Bidari

    May 12, 2026
    Daerah

    Keuchik Peunaron Baru Minta Korban Banjir Penerima Bantuan Tidak Melayani Pungli

    May 5, 2026
    Berita Utama

    PLTU Hentikan Pasokan Sekam Padi Ratusan Warga Kehilangan Pekerjaan

    April 22, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025307 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024168 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025151 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.