Dalam susunan kepengurusan definitif, posisi Sekretaris dipercayakan kepada Tgk. Iskandar Midsen, sementara jabatan Bendahara diemban oleh M. Yusuf atau Pang Ucok.
Penyerahan SK langsung menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Penunjukan Haji Maop dinilai bukan tanpa alasan. Ia dianggap memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat, aktif dalam kegiatan sosial, serta mampu merangkul seluruh elemen partai.
Amanah Besar untuk Partai dan Rakyat Dalam keterangannya kepada wartawan, Azhari menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan DPP Partai Aceh.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DPP Partai Aceh. Ini amanah besar yang wajib kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami ingin Partai Aceh semakin solid, semakin dekat dengan masyarakat, dan terus hadir memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujar Haji Maop.
Ia menegaskan, kepengurusan definitif ini akan menjadi momentum memperkuat konsolidasi internal partai mulai dari tingkat kabupaten hingga ke gampong. Menurutnya, kekuatan utama Partai Aceh terletak pada kekompakan kader dan kedekatan dengan masyarakat.
“Kami ingin membangun komunikasi yang lebih baik dengan seluruh kader, tokoh masyarakat, pemuda, ulama, dan seluruh elemen masyarakat. Partai Aceh harus terus menjadi rumah perjuangan rakyat,” katanya.
Haji Maop juga menekankan pentingnya menghadirkan politik yang membawa manfaat nyata. Partai Aceh, katanya, tidak boleh hanya hadir menjelang momentum politik, melainkan harus aktif mendorong pembangunan daerah, memperjuangkan kesejahteraan, dan membantu menyelesaikan persoalan sosial masyarakat.
“Harapan masyarakat kepada Partai Aceh sangat besar. Karena itu kita harus hadir dengan kerja nyata, menjaga kekompakan, dan membangun Aceh Timur bersama-sama,” tambahnya.
Energi Baru bagi Partai Aceh di Aceh Timur
Sejumlah pengamat politik lokal menilai penetapan kepengurusan definitif ini dapat menjadi energi baru untuk memperkuat posisi Partai Aceh di wilayah tersebut. Aceh Timur selama ini dikenal sebagai salah satu basis dukungan Partai Aceh yang kuat.
“Tantangan politik ke depan tidak ringan. Diperlukan figur pemimpin yang mampu menjaga soliditas internal sekaligus membangun komunikasi baik dengan masyarakat. Momentum ini sangat penting bagi Partai Aceh di Aceh Timur. Kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dan menjaga kekompakan kader,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.
Kini sorotan publik tertuju pada langkah awal Haji Maop bersama jajaran pengurus definitif DPW Partai Aceh Timur dalam mengemban amanah politik dan perjuangan untuk masyarakat.(*)
Artikel..
- Dipercaya DPP Partai Aceh, Azhari “Haji Maop” Resmi Nahkodai DPW PA Aceh Timur 2026-2031
- Wakil Ketua Komisi IV DPRK Aceh Timur Sebut Pencabutan Pergub JKA sebagai Bentuk Keberpihakan pada Rakyat
- Membedakan Kritik, Haters, dan Buzzer dalam Ruang Publik Kita
- Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, Polsek Peureulak Timur Dukung Ketahanan Pangan
- Sentuhan Humanis Polsek Peureulak Barat Hadir di Tengah Warga Yang Sedang Berduka
