Sekira pukul 16.00 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan setelah dilakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan 4 (empat) unit mobil pemadam kebakaran, yang didukung oleh personel TNI-Polri, BPBD Kabupaten Aceh Timur, serta dibantu oleh masyarakat setempat.
Sebelumnya, Polres Aceh Timur telah melakukan pengamanan pasca terjadinya semburan salah satu sumur minyak tradisional pada awal bulan Juli. Sejumlah personel diterjunkan untuk mengamankan lokasi dan mengimbau warga untuk tidak melakukan penambangan serta meminta warga untuk menghentikan kegiatan illegal tersebut. Disamping itu Polres Aceh Timur juga telah berkordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi terbaik.
Dari kejadian ini, Polres Aceh Timur akan terus melakukan langkah-langkah preventif dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan penambangan minyak secara ilegal.
“Kita mengedepankan langkah preventif dan persuasif agar persoalan tersebut dapat diselesaikan tanpa menimbulkan dampak sosial yang lebih luas. Terang Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.
Artikel …
- Direktur RSUD SAAS Tanggapi Keluhan Pasien, Pelayanan Sudah Diperbaiki sesuai SOP
- Siswa SMA di Bener Meriah jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas hingga Tak Sadarkan diri, Ini Kronologinya
- Viral!!!, Pasien Kritik Fasilitas RSUD SAAS, AC Hanya Pajangan
- Awal Mula Rektor Unsoed Ditangkap KPK, Ortu Sudah Setor Uang Anaknya Tidak Lulus Fakultas Kedokteran
- Presiden RI Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Pastikan Penanganan Cepat
