Mantan juara satu guru berprestasi tingkat provinsi ini menuturkan, konsep Teaching at the Right Level dan Culturally Responsive Teaching yang dirancang untuk memastikan pembelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman siswa serta konteks budaya mereka.
Lebih lanjut dijelaskannya, pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran, sehingga setiap individu merasa terlibat dan dihargai.
Selain itu kata Khairuddin, Adaptive Learning turut ditekankan sebagai strategi untuk memberikan pembelajaran yang fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan unik setiap siswa.
Mantan Sekjen PP IGI ini memperkenalkan kerangka Understanding by Design yang menjadi panduan dalam merancang kurikulum dan pembelajaran secara sistematis.
Dengan pendekatan ini, guru diajak untuk merancang pembelajaran yang dimulai dari tujuan akhir, kemudian merancang proses belajar yang mendukung pencapaian tujuan tersebut.
” Harapannya dengan penerapan transformasi pembelajaran abad 21 ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan nasional, serta membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan masa depan,” imbuh Khairuddin.(*)
Berita Terkini:
- Terungkap Motif Sunarto Akhiri Hidup Gantungkan Diri di Kebun Sawit
- Penyaluran Bantuan Sosial Kemanusian Pasca Bencana Hidrometeorologi dari Kapolri melalui Polres Aceh Timur ke Titik Pengungsian
- Hari Ketiga Puasa, Mahasiswa STIK Lemdiklat POLRI Angkatan 83 WPS Sindikat II Door To Door Serahkan Bansos di Nurussalam
- Disbunnak Atim : Dana Bantuan Sapi Meugang dari Pusat Tidak Cukup untuk Semua Desa Terdampak Banjir
- Arungi Sungai, Bantuan Kemanusiaan dari Kapolri Disalurkan oleh Polres Aceh Timur ke Warga Simpang Jernih
Editor: Jamadon
Copyright ©️ metropesawat.com 2025
