Close Menu
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • InfoWarkop
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • MetroInovation
  • MetroInspiratif
  • MetroSport
  • MetroViral
  • Nasional
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Syiar
  • Tokoh
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
Facebook Instagram WhatsApp TikTok
Metropesawat.com
  • Home
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Pendidikan
  • MetroSport
  • Politik
Subscribe
Metropesawat.com
Home » Pembangunan Huntara Korban Banjir di Aceh Timur Ditelantarkan
Daerah

Pembangunan Huntara Korban Banjir di Aceh Timur Ditelantarkan

RedaksiJanuary 31, 2026
Share WhatsApp Facebook Telegram Email
Kondisi Huntara percontohan di Dusun Krueng Tuan, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, yang ditinggal kontraktornya baru terpasang rangka baja saja. Foto direkam, Kamis (29/1/2026).

metropesawat.com, ACEH TIMUR – Pembangunan hunian sementara percontohan untuk korban banjir di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, telantar.

Padahal menurut pantauan media pembangunan hunian sementara untuk percontohan tersebut sudah dimulai sejak 15 Januari 2026 lalu.
Namun, Faktanya, saat ditinjau kembali Kamis (29/1/2026) Huntara percontohan itu masih telantar dan hanya berdiri kerangka saja.

Pembangunan awal Huntara percontohan di Dusun Krueng Tuan, Seumanah Jaya, Aceh Timur, pada 15 Januari 2026 lalu. Namun hingga, akhir Januari pembangunan belum selesai.

“Gak tahu ini kenapa kok berhenti, kontraktornya pun tidak pernah muncul lagi, bahkan gaji pekerja yang sudah bekerja juga belum dibayar,” ungkap korban banjir penerima Huntara, Kamis (29/1/2026) lalu.

Menindaklanjuti keluhan warga tersebut media ini mencoba konfirmasi ke pihak rekanan yang membangun Huntara percontohan tersebut.

Ads
Demo

“Sudah diambil alih oleh BNPB, bukan kami lagi kontraktornya,” ungkap kontraktor awal Huntara percontohan tersebut kepada metropesawat.com, Sabtu (31/1/2026).

Hingga saat ini warga korban banjir yang kehilangan rumah masih menunggu kelanjutan pembangunan Huntara tersebut mengingat tak lama lagi umat muslim akan memasuki Puasa Ramadhan.

Sejak awal pembangunan Huntara tersebut, informasi yang diperoleh, Huntara tersebut dibangun menggunakan rangka baja ukuran 6 * 4 M, dilapisi kalsiboard ukuran 6 mm, dilengkapi kamar, ruang tamu, kamar mandi, listrik, lengkap dengan toilet dan tandon air bersih.

“Pembangunan Huntara ini swadaya, ongkosnya Rp 1,5 juta per unit hingga selesai,” ungkap warga yang bekerja.

Informasi yang diperoleh, dari kontraktor awal bahwa mereka menargetkan pembangunan Huntara percontohan itu selesai 3-5 hari bekerja agar dapat diresmikan segera oleh Bupati Aceh Timur.

Namun Faktanya, Huntara percontohan tersebut hingga saat ini belum rampung dan menyisakan tanda tanya di kalangan masyarakat untuk kelanjutan pembangunan nya.

Informasi yang diperoleh, untuk Desa Seumanah Jaya, lebih kurang akan dibangun 190 an hunian sementara yang tersebar di beberapa dusun, karena desa ini akhir November 2025 lalu dilanda banjir dengan ketinggian hingga 3-4 meter.

Tidak Sejalan dengan Rencana Bupati

Fakta di lapangan, terlambatnya pembangunan Huntara percontohan di Desa Seumanah Jaya ini tidak sejalan dengan semangat dan target Bupati Aceh Timur.

Pasalnya, saat
peletakan batu pertama pembangunan hunian di Kecamatan Idi Rayeuk, Jumat 9 Januari 2026 lalu, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan pemerintah daerah mempercepat pembangunan hunian sementara ini karena sifatnya mendesak karena masyarakat Aceh akan memasuki bulan puasa Ramadan.

Saat itu, Bupati mengatakan pemerintah menargetkan pembangunan hunian sementara selesai dalam 10-15 hari kerja dengan dilengkapi fasilitas dasar seperti ranjang, kipas angin, dispenser, serta akses internet gratis.

Terkait mandeknya kelanjutan pembangunan Huntara ini awak media sedang melakukan konfirmasi kepada pihak BNPB, dan BPBD Aceh Timur. (*)

Berita Utama Huntara korban banjir di Aceh Timur

Berita Terkini

MetroViral

Kapolsek Peureulak Timur Kedepankan Mediasi, Kasus Nek Ucok Berakhir Damai

RedaksiOctober 6, 2026
Syiar

Subuh Keliling Hari Ketiga, Kapolres Aceh Timur Dorong Warga Perkuat Keamanan Gampong

RedaksiOctober 6, 2026
MetroSport

KSMI Aceh Audiensi dengan KONI Aceh, Bahas Program Kerja Organisasi

RedaksiOctober 5, 2026
Terkini

Viral! Kayu Tabungan Nenek Diduga Hilang, Muncul Klaim Video Diminta Dihapus: “Katanya Berat Lawan

October 4, 2026

VIRAL! Air Mata Ibu Ucok Pecah! Kayu Tabungan Bangun Rumah Diduga Hilang, Polisi Turun Tangan

October 3, 2026

Tiga Dekade Menunggu Tanah Leluhur: Seumanah di Persimpangan Sejarah

October 3, 2026
Medsos MetroPesawat
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Demo
Ekonomi Bisnis

Viral! Kayu Tabungan Nenek Diduga Hilang, Muncul Klaim Video Diminta Dihapus: “Katanya Berat Lawan

October 4, 2026

VIRAL! Air Mata Ibu Ucok Pecah! Kayu Tabungan Bangun Rumah Diduga Hilang, Polisi Turun Tangan

October 3, 2026

Tiga Dekade Menunggu Tanah Leluhur: Seumanah di Persimpangan Sejarah

October 3, 2026
Seni Budaya

Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

December 31, 2025

Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

December 31, 2025

Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

November 21, 2025
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Tentang Kami
  • Redaksi Dan Manajemen
© 2020 PT. Media Pesawat Group

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.