Presiden Mahasiswa Ali Hasyimi mengungkapkan rasa kecewanya:
“ Keterlambatan boat bukan sekadar kelalaian teknis. Di balik itu, ada perut yang menahan lapar, ibu yang memeluk bayinya dalam dingin, serta lansia yang menunggu air bersih untuk sekadar bertahan.”
PEMA bersama ORMAWA UNADA menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan tidak boleh terhambat oleh birokrasi yang berlarut-larut. Dalam situasi darurat, waktu adalah hitungan nyawa, bukan sekadar hitungan jam.
Koordinator Lapangan Zulfadli terus mengawal proses distribusi logistik hingga titik terdalam meskipun kondisi lapangan penuh risiko, termasuk arus sungai yang deras, cuaca buruk, serta minimnya fasilitas penunjang.
Lanjut Baca Halaman Selanjutnya…
