Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Ketua Komisi IV DPRK Fattah Fikri : Selamat Ditetapkannya Azhari M Nur sebagai Ketua DPW PA Aceh Timur

      May 19, 2026

      Dipercaya DPP Partai Aceh, Azhari “Haji Maop” Resmi Nahkodai DPW PA Aceh Timur 2026-2031

      May 18, 2026

      Johar Fahlani Soroti Kelangkaan BBM di Aceh Timur, Minta Disperinakertans Lebih Proaktif

      March 7, 2026

      Sambut Ramadhan, Anggota DPR RI Irsan Sosiawan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Delapan Kabupaten Kota

      February 17, 2026

      Momen Bahagia, DPD NasDem dan Masyarakat Aceh Timur Terima Sapi Kurban dari DPR RI Irsan Sosiawan

      May 28, 2026

      Rusak Pasca Banjir, Anggota DPRK Tarmizi Daud Desak BNPB Perbaiki Jalan dan Irigasi di Pante Bidari

      May 12, 2026

      Keuchik Peunaron Baru Minta Korban Banjir Penerima Bantuan Tidak Melayani Pungli

      May 5, 2026

      PLTU Hentikan Pasokan Sekam Padi Ratusan Warga Kehilangan Pekerjaan

      April 22, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home » Bupati Al-Farlaky Pimpin Rapat Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
    Daerah

    Bupati Al-Farlaky Pimpin Rapat Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

    RedaksiNovember 7, 2025
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Pemkab Aceh Timur menggelar rapat kerja evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah memperkuat pelaksanaan program nasional tersebut di daerah. Rapat ini berlangsung di Aula Serbaguna Idi, Jum'at (7/11/2025).

    metropesawat.com, ACEH TIMUR – Pemkab Aceh Timur menggelar rapat kerja evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah memperkuat pelaksanaan program nasional tersebut di daerah. Rapat ini berlangsung di Aula Serbaguna Idi, Jum’at (7/11/2025).

    Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., itu dihadiri unsur Forkopimda, Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG), serta para pengelola dapur MBG dari berbagai wilayah dalam Kabupaten Aceh Timur.

    Dalam arahannya, Bupati Iskandar Al-Farlaky menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan perhatian nasional karena termasuk dalam program prioritas Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari Asta Cita yang wajib disukseskan di seluruh daerah.

    Karena itu, pelaksanaannya di Aceh Timur harus benar-benar memenuhi standar, transparan, dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan anak-anak penerima manfaat.

    “Ini amanah besar dari Presiden. Kita di daerah harus pastikan pelaksanaannya benar, higienis, dan tepat sasaran. Jangan sampai ada insiden seperti yang terjadi di daerah lain,” tegas Bupati.

    Rapat tersebut menghasilkan sejumlah poin penting yang menjadi perhatian bersama pemerintah daerah dan Forkopimda.

    Pertama, Bupati menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat dari seluruh pengelola dapur. Selama ini dinilai masih banyak laporan yang belum sesuai dengan kondisi lapangan.

    “Karena itu, pendataan penerima manfaat, bahan makanan, serta jumlah produksi harian harus benar-benar jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Al Farlaky.

    Bupati mengingatkan agar tidak terjadi kelalaian seperti di beberapa daerah lain di mana ratusan anak mengalami keracunan akibat makanan yang tidak memenuhi standar. “Kalau sampai terjadi di Aceh Timur, yang pertama disorot adalah Forkopimda,” ujarnya mengingatkan.

    Dalam rapat itu, Bupati juga menekankan pentingnya komunikasi intensif antarunsur Forkopimda. Menurutnya, Forkopimda di daerah selalu menjadi bagian yang dievaluasi oleh pemerintah pusat, sehingga koordinasi yang aktif melalui rapat-rapat seperti ini harus terus dilakukan.

    Di sisi lain, Bupati mendorong agar bahan pangan yang digunakan dalam program seperti sayur, beras, ikan, dan telur diprioritaskan dari hasil produksi lokal.

    Menurutnya, hal ini penting untuk menjaga perputaran ekonomi di tengah masyarakat dan membantu petani maupun pelaku usaha kecil di daerah. “Kalau bisa beli di daerah sendiri, jangan ambil dari luar. Biar ekonomi masyarakat juga berputar,” tegasnya.

    Bupati juga menegaskan bahwa seluruh dapur penyedia makanan bergizi harus memiliki sertifikat higienitas dan memenuhi standar kebersihan yang telah ditetapkan.

    Pemerintah daerah, kata Bupati, memiliki kewenangan untuk memberikan rekomendasi penghentian operasional sementara terhadap dapur yang belum memenuhi syarat tersebut.

    Untuk itu, ia memberikan waktu selama satu bulan kepada seluruh pengelola dapur agar segera melengkapi sertifikat dan memastikan kelayakan higienis terpenuhi.

    Selain itu, pengelola program diwajibkan melaporkan perkembangan pelaksanaan MBG secara berkala kepada Satgas Gizi Nasional. Di tingkat kabupaten, ketua Satgas adalah Bupati, sedangkan di tingkat provinsi dijabat oleh Gubernur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan arah kebijakan nasional.

    Bupati Al-Farlaky menutup rapat dengan pesan agar seluruh pengelola dapur dan tim pelaksana menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

    “Berkarirlah dengan baik, jalankan amanah ini dengan benar. Semoga Aceh Timur menjadi contoh daerah yang sukses melaksanakan program makan bergizi gratis tanpa kendala dan tanpa masalah higienitas,” demikian tutup Al- Farlaky.(Ril)

    Editor: Seni Hendri

    metropesawat.com, ACEH TIMUR – Pemkab Aceh Timur menggelar rapat kerja evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah memperkuat pelaksanaan program nasional tersebut di daerah. Rapat ini berlangsung di Aula Serbaguna Idi, Jum’at (7/11/2025).

    Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., itu dihadiri unsur Forkopimda, Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG), serta para pengelola dapur MBG dari berbagai wilayah dalam Kabupaten Aceh Timur.

    Dalam arahannya, Bupati Iskandar Al-Farlaky menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan perhatian nasional karena termasuk dalam program prioritas Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari Asta Cita yang wajib disukseskan di seluruh daerah.

    Karena itu, pelaksanaannya di Aceh Timur harus benar-benar memenuhi standar, transparan, dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan anak-anak penerima manfaat.

    “Ini amanah besar dari Presiden. Kita di daerah harus pastikan pelaksanaannya benar, higienis, dan tepat sasaran. Jangan sampai ada insiden seperti yang terjadi di daerah lain,” tegas Bupati.

    Rapat tersebut menghasilkan sejumlah poin penting yang menjadi perhatian bersama pemerintah daerah dan Forkopimda.

    Pertama, Bupati menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat dari seluruh pengelola dapur. Selama ini dinilai masih banyak laporan yang belum sesuai dengan kondisi lapangan.

    “Karena itu, pendataan penerima manfaat, bahan makanan, serta jumlah produksi harian harus benar-benar jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Al Farlaky.

    Bupati mengingatkan agar tidak terjadi kelalaian seperti di beberapa daerah lain di mana ratusan anak mengalami keracunan akibat makanan yang tidak memenuhi standar. “Kalau sampai terjadi di Aceh Timur, yang pertama disorot adalah Forkopimda,” ujarnya mengingatkan.

    Dalam rapat itu, Bupati juga menekankan pentingnya komunikasi intensif antarunsur Forkopimda. Menurutnya, Forkopimda di daerah selalu menjadi bagian yang dievaluasi oleh pemerintah pusat, sehingga koordinasi yang aktif melalui rapat-rapat seperti ini harus terus dilakukan.

    Di sisi lain, Bupati mendorong agar bahan pangan yang digunakan dalam program seperti sayur, beras, ikan, dan telur diprioritaskan dari hasil produksi lokal.

    Menurutnya, hal ini penting untuk menjaga perputaran ekonomi di tengah masyarakat dan membantu petani maupun pelaku usaha kecil di daerah. “Kalau bisa beli di daerah sendiri, jangan ambil dari luar. Biar ekonomi masyarakat juga berputar,” tegasnya.

    Bupati juga menegaskan bahwa seluruh dapur penyedia makanan bergizi harus memiliki sertifikat higienitas dan memenuhi standar kebersihan yang telah ditetapkan.

    Pemerintah daerah, kata Bupati, memiliki kewenangan untuk memberikan rekomendasi penghentian operasional sementara terhadap dapur yang belum memenuhi syarat tersebut.

    Untuk itu, ia memberikan waktu selama satu bulan kepada seluruh pengelola dapur agar segera melengkapi sertifikat dan memastikan kelayakan higienis terpenuhi.

    Selain itu, pengelola program diwajibkan melaporkan perkembangan pelaksanaan MBG secara berkala kepada Satgas Gizi Nasional. Di tingkat kabupaten, ketua Satgas adalah Bupati, sedangkan di tingkat provinsi dijabat oleh Gubernur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan arah kebijakan nasional.

    Bupati Al-Farlaky menutup rapat dengan pesan agar seluruh pengelola dapur dan tim pelaksana menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

    “Berkarirlah dengan baik, jalankan amanah ini dengan benar. Semoga Aceh Timur menjadi contoh daerah yang sukses melaksanakan program makan bergizi gratis tanpa kendala dan tanpa masalah higienitas,” demikian tutup Al- Farlaky.(Ril)

    Editor: Seni Hendri

    Asta Presiden Prabowo Berita Aceh Timur Program Prioritas Nasional MBG

    Related Posts

    Daerah

    Momen Bahagia, DPD NasDem dan Masyarakat Aceh Timur Terima Sapi Kurban dari DPR RI Irsan Sosiawan

    May 28, 2026
    Daerah

    Rusak Pasca Banjir, Anggota DPRK Tarmizi Daud Desak BNPB Perbaiki Jalan dan Irigasi di Pante Bidari

    May 12, 2026
    Daerah

    Keuchik Peunaron Baru Minta Korban Banjir Penerima Bantuan Tidak Melayani Pungli

    May 5, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025319 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024168 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025156 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.