Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Sambut Ramadhan, Anggota DPR RI Irsan Sosiawan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Delapan Kabupaten Kota

      February 17, 2026

      Ketua DPW Partai Aceh Aceh Timur Serahkan SK Pengurus DPC/S Darul Ihsan

      February 7, 2026

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      Azhari Maop Resmi Pimpin DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur

      January 17, 2026

      Sentuhan Sosial PMI Aceh Timur di Serba Jadi Pedalaman Aceh Timur

      February 17, 2026

      Wujudkan Lingkungan Indah Pasca Banjir, Istri Wabup Bantu Puluhan Pot Bunga untuk RSUD SAAS

      February 11, 2026

      Kalak BPBD Aceh Timur: Huntara yang Tidak Sesuai Spesifikasi Tidak Dibayar Pemerintah

      February 2, 2026

      Pembangunan Huntara Korban Banjir di Aceh Timur Ditelantarkan

      January 31, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home » Warga Desa Panton Rayeuk T Kembali Mengungsi Akibat Terpapar Udara Beracun, Taprang Ketua NasDem Atim Minta Hentikan Operasional PT Medco » Page 2
    Berita Utama

    Warga Desa Panton Rayeuk T Kembali Mengungsi Akibat Terpapar Udara Beracun, Taprang Ketua NasDem Atim Minta Hentikan Operasional PT Medco

    RedaksiAugust 24, 2025
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Warga Desa Panton Rayeuk T Kembali Mengungsi Akibat Terpapar Udara Beracun, Taprang Ketua NasDem Atim Minta Hentikan Operasional PT Medco

    Sebagaimana informasi yang diterima, dari salah satu warga Panton Rayeuk T, Samsul, mengatakan sejak Minggu pagi pukul 05.00 WIB, puluhan warga terutama kaum ibu-ibu terpaksa mengungsi ke kantor Camat Banda Alam, karena udara di tempat tinggal mereka berbau racun yang diduga dari aktivitas perawatan sumur Migas Medco.

    Taprang juga menerima kiriman video yang memperlihatkan seorang wanita dipandu dua laki-laki karena lemas tak berdaya akibat muntah darah akibat diduga menghirup udara beracun.

    “Nama korban muntah darah, Lenawati Binti Tarmizi,” ungkap Taprang kepada media ini.

    Korban muntah darah saat hendak dievakuasi ke puskesmas.

    Lihat Video Lebih Lengkap Di : https://www.facebook.com/share/v/1BU9TCkYWw/

    “Inilah salah satu korban muntah darah diduga akibat menghirup udara beracun di Desa Panton Rayeuk T,” ungkap Muzakkir Zack dalam tayangan video di facebooknya.

    Dalam tayangan video yang viral lainnya, seorang pemuda yang juga warga Panton Rayeuk T, yang dipekerjakan sebagai sweeper oleh PT Medco, mengatakan memang ada bau menyengat seperti gas beracun yang muncul di lingkungan Desa Panton Rayeuk T.

    “Bau ada, tapi anehnya pada alat detektor gas yang kami gunakan tidak muncul angka. Kami sweeper jaga di pos atas, tapi orang tua saya di rumah sudah sakit akibat terpapar bau ini,” ungkap pemuda tersebut yang menyanggah pernyataan petugas PT Medco di lapangan yang mengatakan tidak ada bau yang muncul.

    “Pak kami sakit dada, tenggorokan, bukan hari ini saja tapi sudah sejak tanggal 5 Agustus lalu. Kami pikir pekerjaan pencucian sumur sudah selesai, rupanya Minggu pagi tadi sekitar pukul 05.00 kami keracunan lagi, sehingga anak kamipun tak sanggup pergi ke sekolah karena sakit lemas,” teriak seorang ibu dalam kerumunan pengungsi di kantor Camat Banda Alam, Minggu malam.

    “Sementara orang PT Medco tidak percaya, kata mereka tidak ada bau gas beracun. Waktu mereka naik ke desa tidak ada kerja maka tidak ada bau, ketika mereka pulang barulah mereka kerja melakukan pencucian sehingga kami (warga) yang kenak dampak baunya, dipikir orang Medco ini akalan kami supaya ada kompensasi, padahal ini menyangkut nyawa dan keselamatan kami,” ungkap ibu tersebut.

    “Kemana orang orang besar (pejabat) di negeri ini. Tolong bantu kami, kami tidak ada lagi tempat mengadu, sudah sering kami hirup gas beracun, tidak tahu kemana mau mengadu lagi. Kami rakyat kecil jangan disiksa lagi, kami mengungsi ini karena sudah tidak tahan lagi dan gak sanggup sakit dada akibat bau gas beracun tersebut,” ungkap ibu tersebut.

    “Dalam rapat awal dengan PT Medco saat hendak melakukan pencucian sumur, kami sudah sampaikan bahwa kami tidak perlu uang. Kami perlu diungsikan saja dari desa ini, karena kami tidak tahan lagi dengan bau gas beracun,” tambahnya di depan perangkat desa, Camat dan Kapolsek.

    “Mereka rencananya mau kasih Rp 1 juta per KK, untuk apa kami duit satu juta. Jadi waktu duduk rapat itu, kami usulkan agar kami diberikan kompensasi Rp 300 ribu per hari sehingga kami bisa mengungsi sendiri kemana kami mau, tapi mereka tidak sepakati,” ungkap ibu tersebut.

    Sementara itu, Camat Banda Alam, dalam pertemuan itu mengatakan aspirasi masyarakat tersebut akan disampaikan kepada pihak PT Medco dan pihak Pemkab Aceh Timur.(*)

    1 2
    Dampak PT Medco NasDem Aceh Timur Desak Hentikan Operasional PT Medco Warga Desa Panton Rayeuk T Keracunan

    Related Posts

    Berita Utama

    Disbunnak Atim : Dana Bantuan Sapi Meugang dari Pusat Tidak Cukup untuk Semua Desa Terdampak Banjir

    February 20, 2026
    Berita Utama

    GeMPAR Aceh Desak Mendagri Cabut Kepmendagri Terkait Bantuan Rumah Korban Banjir

    February 15, 2026
    Aceh Timur

    Diduga Arogan dan Diskriminatif, Pimpinan PT PSS Blang Simpo Dilaporkan ke Disnaker

    February 12, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025273 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024148 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025134 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.