Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Ketua DPW Partai Aceh Aceh Timur Serahkan SK Pengurus DPC/S Darul Ihsan

      February 7, 2026

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      Azhari Maop Resmi Pimpin DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur

      January 17, 2026

      Juru Bicara KPA: Tidak Ada Perintah Naikkan Bendera Bulan Bintang pada 25 Desember 2025

      December 26, 2025

      Kalak BPBD Aceh Timur: Huntara yang Tidak Sesuai Spesifikasi Tidak Dibayar Pemerintah

      February 2, 2026

      Pembangunan Huntara Korban Banjir di Aceh Timur Ditelantarkan

      January 31, 2026

      Aliansi Pers Soroti Lambannya Pembangunan Huntara Korban Banjir di Pante Bidari

      January 28, 2026

      Investigasi Perdana, Aliansi Pers Temukan Fakta Mengejutkan Terkait Hak Korban Banjir

      January 28, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home » Tinjau Dampak Banjir di Sah Raja, Mendagri Akui Banjir Landa Aceh Timur sangat Dahsyat
    Berita Utama

    Tinjau Dampak Banjir di Sah Raja, Mendagri Akui Banjir Landa Aceh Timur sangat Dahsyat

    Seni HendriJanuary 23, 2026
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jendral Pol Purn Muhammad Tito Karnavian M.A., Ph.D bersama kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M, S.Sos., M.M. di Gampong Sahraja, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Kamis (22/1/2026).

    metropesawat.com, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jendral Pol Purn Muhammad Tito Karnavian M.A., Ph.D bersama kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M, S.Sos., M.M. di Gampong Sahraja, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Kamis (22/1/2026).

    Mendagri Tito Karnavian mendarat di Sahraja sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan helikopter TNI Angkatan Darat. Pada waktu yang sama, helikopter rombongan Kepala BNPB juga mendarat di lokasi yang sama.

    Mendagri melihat langsung mesjid yang rata rusak dengan tanah ditengah bekas pemukiman warga, dan ia juga melihat langsung sekolah dasar negeri Sarahgala yang juga rusak parah.

    Dalam kunjungannya, Mendagri mengaku melihat langsung kondisi Gampong Sahraja yang terdampak banjir cukup parah. Ia menilai tingginya bekas genangan air menunjukkan besarnya dampak bencana yang melanda wilayah tersebut.

    “Kita melihat langsung bekas kayu dan tanda-tanda tingginya genangan banjir. Yang utama tentu adalah menolong warga, mengurus pengungsian, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ujar Tito.

    Ia menegaskan, pemerintah pusat bersama BNPB dan pemerintah daerah terus berupaya membuka akses menuju wilayah terdampak, meskipun saat ini masih terbatas dan hanya bisa dilalui kendaraan trail untuk pengiriman logistik.

    “Khusus di Sahraja, Pante Bidari, masih terdapat daerah terpencil yang belum bisa diakses kendaraan roda empat. Namun Pak Bupatinya sangat militan, membantu langsung penyediaan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan masyarakat,” ungkap Tito.

    Tito juga menyampaikan bahwa langkah selanjutnya adalah membuka akses jalan agar kendaraan roda empat bisa masuk, serta mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara).

    Menurutnya, sebagian besar warga memilih tetap direlokasi di lokasi yang lebih tinggi di wilayah setempat (in-situ).

    Mendagri turut mengapresiasi proses pemulihan pascabanjir di Aceh Timur yang dinilai berjalan cukup baik. Salah satunya ditandai dengan tidak adanya lagi wilayah terisolir yang tidak dapat dijangkau bantuan logistik.

    “Ini tidak terlepas dari semangat Bupati. Saya lihat mental dan gaya kepemimpinannya sangat kuat,” kata Tito.

    Selain itu, Mendagri memastikan kegiatan belajar mengajar tetap dapat berjalan meskipun masih menggunakan tenda darurat. Pemerintah pusat akan menambah fasilitas pendukung pendidikan seperti tenda untuk guru, papan tulis, seragam, alat tulis, dan meja lipat.

    “Semua kebutuhan sekolah darurat itu akan kita bantu. Termasuk juga pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang putus,” tambahnya.

    Secara terpisah Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Kepala BNPB di Gampong Sahraja.

    Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh Timur yang terdampak bencana banjir.

    “Kehadiran Bapak Menteri dan Kepala BNPB menjadi penyemangat bagi masyarakat kami yang sedang menghadapi musibah. Ini juga menunjukkan bahwa pemerintah pusat hadir dan serius dalam memastikan penanganan darurat serta pemulihan pascabencana berjalan dengan baik,” ujar Al-Farlaky.

    Bupati Al-Farlaky turut menyampaikan kondisi terkini serta perkembangan program pemulihan dan rehabilitasi-rekonstruksi pascabencana di Aceh Timur. Khusus Gampong Sahraja, ia menyebutkan sebanyak 233 kepala keluarga terdampak banjir, menjadikannya salah satu wilayah terparah.

    Bupati menjelaskan bahwa bantuan pascabencana telah disalurkan melalui jalur sungai dan udara menggunakan helikopter. Pembangunan hunian sementara juga terus dipacu dan sebagian sudah ditempati warga.

    Dalam kesempatan itu, Bupati juga memohon dukungan alat berat kepada Mendagri, dan BNPB untuk membuka akses jalan yang masih tertimbun lumpur, serta membangun akses jembatan gantung.

    Usai mendampingi kunjungan Mendagri, Bupati Al-Farlaky kembali meninjau dusun-dusun di Sahraja dan berdialog langsung dengan warga.

    “Kami ingin memastikan seluruh data warga terdampak tercatat. Tidak boleh ada yang tertinggal. Kami minta perangkat gampong mengecek kembali agar semua bisa menerima bantuan hunian sementara,” tegasnya.

    Kepada masyarakat, Bupati Al-Farlaky mengimbau agar tetap bersabar dan menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja maksimal untuk pemulihan.

    “Kami tidak diam. Pemerintah bekerja semaksimal mungkin agar masyarakat bisa kembali pulih seperti sedia kala,” pungkas Al-Farlaky. (*)

    Bupati Al-Farlaky Dampak Banjir Aceh Timur Mendagri Sah Raja

    Related Posts

    Daerah

    Semangat Pemulihan, Keuchik Romi Syahputra Dapat Dukungan Moril dari Berbagai Pihak di RSUD Zubir Mahmud

    February 10, 2026
    Berita Utama

    Medco E&P Malaka Beri Dukungan Psikososial bagi Anak Terdampak Banjir di Aceh Timur

    February 10, 2026
    Daerah

    Aliansi Pers Soroti Lambannya Pembangunan Huntara Korban Banjir di Pante Bidari

    January 28, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025268 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024148 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025131 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.