Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Azhari Maop Resmi Pimpin DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur

      January 17, 2026

      Juru Bicara KPA: Tidak Ada Perintah Naikkan Bendera Bulan Bintang pada 25 Desember 2025

      December 26, 2025

      Fakhrurrazi Terpilih Kembali sebagai Keuchik Gampong Seuneubok Baro Periode Kedua

      October 7, 2025

      Habis Manis Sepah Dibuang, Nasib PPS di Aceh Timur Tak Kunjung Terima Gaji, Ngadu ke Komnas HAM

      July 23, 2025

      Bupati Al-Farlaky Resmikan Jembatan Bailey yang Dibangun TNI di Nurussalam

      January 16, 2026

      Dugaan Maladministrasi di Pilkeuchik Damar Siput P2K di Tuding Tak Netral dan Langgar Qanun

      January 13, 2026

      PGA IPB Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Tahap Lima di Tamiang

      January 12, 2026

      Demi Rakyatnya, Wabup T Zainal Terobos Banjir Salurkan Bantuan Bagi Warga Mengungsi di Indra Makmu

      January 9, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home ยป Fakta-fakta Banjir Dahsyat Di Lokop, Bentuk Sungai Baru dan Mematikan Tanaman
    Berita Utama

    Fakta-fakta Banjir Dahsyat Di Lokop, Bentuk Sungai Baru dan Mematikan Tanaman

    RedaksiJanuary 3, 2026
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Berbagai jenis tanaman milik Desa Umah Sunti, Kecamatan Serba Jadi, Aceh Timur, mulai mati akibat bagian pohon terendam lumpur disertai tanah. Foto direkam, Kamis (1/1/2026). METROPESAWAT.COM / SENI HENDRI

    metropesawat.com, LOKOP – Banjir bandang di Kecamatan Serba Jadi, Aceh Timur, sungguh diluar prediksi dan akal sehat manusia.

    Banjir maha dahsyat seperti tsunami jilid ll ini membentuk aliran sungai baru, setelah menenggelamkan aliran sungai lama dan membentuk hamparan pasir, dan menenggelamkan empat kampung dengan gelondongan kayu raksasa dan endapan lumpur disertai tanah.

    Sungai Lokop yang dulu viral jadi objek wisata kini hilang, dan menjadi hamparan pasir serta dipenuhi gelondongan kayu diatasnya. FOTO SENI HENDRI/ METROPESAWAT.COM

    Hal ini disampaikan oleh Seni Hendri, Ketua Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT) Jumat (2/2/2026), yang menyaksikan langsung dampak banjir bandang tersebut.

    Kamis (1/1/2026) siang saat memasuki jembatan Kecamatan Serba Jadi, katanya, dampak banjir maha dahsyat ini mulai terlihat.
    Arus sungai yang dulu berlekok indah kini berbentuk lurus tajam ke hilir.

    Aliran sungai Lokop tampak lurus tajam ke hilir, dan tidak lagi berlekok ke kiri sebagaimana dulu saat viral menjadi objek wisata. Foto direkam, Kamis (1/1/2026). METROPESAWAT.COM / SENI HENDRI

    “Waktu itu jika satu jam lagi banjir bandang tak surut maka jembatan ini juga bakal roboh dan hanyut, karena sudah dipenuhi gelondongan kayu dari hulu,” ungkap Seleh warga Umah Sunti, disela-sela perjalanan.

    Dibagian hulu sungai Lokop bersumber dari Gunung Genting Gajah Gayo Lues, dan Jamat Linge Aceh Tengah, dan bermuara ke sungai Kuala Simpang.

    Bagian pinggir jalan lewat jembatan juga sudah digerus arus hingga memakan badan jalan.
    Lanjut, menuju Desa Lokop, pada sisi kiri jalan tidak ada lagi deretan rumah warga seperti dulu, yang ada hamparan pasir dan gelondongan kayu-kayu besar yang menghantam puskesmas, kantor camat, Koramil, dan perumahan warga di pusat Keude Lokop.

    Puskesmas Lokop rusak berat dihantam banjir bandang. FOTO METROPESAWAT.COM / SENI HENDRI

    “Semua gelondongan kayu ini lewat dari bawah jembatan tadi,” jelasnya.

    Setiba di Keude Lokop, Simpang jalan ke Titi Gantung menuju Desa Uma Sunti dan juga objek wisata yang dulu viral kini juga telah ditutupi tumpukan gelondongan kayu.

    Objek wisata tidak ada lagi, arus sungai sudah bergeser ke belakang kampung Umah Sunti. Aliran sungai dulu indah kini jadi hamparan pasir hingga ke hilir yang menghilangkan Desa Ujung Karang.

    Banjir Bandang Terjadi Rabu 26 November Sore

    Saksi mata, warga Gampong Umah Sunti, Jamin dan Salamuddin, menceritakan awal mula terjadinya banjir bandang.

    Halaman selanjutnya >>>

    1 2
    Banjir Bandang Aceh Dampak Banjir di Lokop Aceh Timur Objek Wisata Lokop

    Related Posts

    Berita Utama

    Gercep, Bupati Al Farlaky Resmikan Pembangunan Hunian Sementara Bagi Korban Banjir

    January 16, 2026
    Daerah

    Aksi Peduli Kemanusiaan, Pemko Batam Salurkan Rp4,8 Miliar untuk Korban Bencana Aceh

    January 11, 2026
    Berita Utama

    Bupati Al- Farlaky Pacu Pembangunan Huntara, Target 10 Hari Selesai

    January 9, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025260 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024147 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025126 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.