Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah

      LAZISMU Dukung Posbakum Aisyiyah Aceh Untuk Layanan Mobile

      September 5, 2026

      Fantastis Hotel Royal Idi Beli Miniatur Kapal Karya Napi Lapas Idi Belasan Juta Rupiah

      September 3, 2026

      Angka Stunting di Wilayah Puskesmas Idi Rayeuk Turun Drastis Hingga Agustus 2026

      September 2, 2026

      Poling Himapas: 93,28% Responden Tak Puas, 1,5 Tahun Oyon–hamzah Dinilai Belum Menjawab Harapan Publik

      September 1, 2026

      Abdul Hakim Pimpinan Panti Asuhan Gampong Jalan Berpulang ke Rahmatullah

      September 1, 2026
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Seni Budaya
    • Agama
    • Politik
    Metropesawat.com
    Home » Diduga Pengelolaan Dana Desa Tidak Transparan, Masayarakat Minta Inspektorat Audit Dana Desa Sijudo
    Berita Utama

    Diduga Pengelolaan Dana Desa Tidak Transparan, Masayarakat Minta Inspektorat Audit Dana Desa Sijudo

    RedaksiSeptember 1, 2024
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Warga Sijudo Minta Audit Pengelolaan Dana Desa
    Muhammad Yunus,Warga Desa Sijudo Saat Menjumpai Awak Media Di Kantor Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT)

    metropesawat.com, ACEH TIMUR –
    Masyarakat Desa Sijudo, Kecamatan Pante Bidari menduga adanya penyelewengan dalam pengelolaan anggaran, sehingga sejumlah tokoh masyarakat menyurati Tuha Peut Gampong (TPG) guna meminta Kepala Desa untuk mempertanggung jawabkan beberapa item pekerjaan yang diduga sarat korupsi.

    Muhammad Yunus, masyarakat Desa Sijudo kepada awak media ini Sabtu (31/8/2024) mengatakan jika pemerintahan Desa Sijudo diduga tidak transparan kepada masyarakat dalam mengelola anggaran dana desa, bahkan beberapa item yang sudah terealisasi baik pengadaan dan pembangunan tidak diketahui oleh masyarakat.

    Lebih lanjut Yunus menjelaskan, semenjak tahun 2022, penggunaan angaran Dana Desa Sijudo bisa dibilang tertutup, bahkan Baliho informasi APBG tidak pernah dipasang, padahal baliho tersebut merupakan akses masyarakat untuk mengetahui anggaran dana didesanya.

    Meskipun masyarakat sudah menyurati Tuha Peut Gampong (TPG) sebagai perwakilan masyarakat dalam mengawasi setiap realisasi anggaran dana desa, namun Tuha Peut Gampong (TPG) terkesan kurang merespon aspirasi masyarakat tersebut. Padahal masyarakat hanya ingin mengetahui penggunaan anggaran dana didesanya selama ini.

    Tidak hanya itu masyarakat juga berupaya menjalankan administrasi dengan menyurati TPG Desa Sijudo dan menyampaikan tembusan kepada pihak Muspika Kecamatan Pante Bidari, sampai saat ini upaya masyarakat belum membuahkan hasil.

    “Selain kita surati Tuha Peut Gampong kita juga sudah menyampaikan tembusan surat kepada Muspika Kecamatan Pante Bidari namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari surat masyarakat tersebut,” kata Yunus.

    Tuha Peut Gampong (TPG) Sijudo Rahmat saat dikonfirmasi via WhatsApp membenarkan terkait surat yang dikirimkan kepada pihaknya, namun dirinya juga mengaku belum menindak lanjuti dan memenuhi isi surat masyarakat itu.

    Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan alasannya tidak merespon surat dari masayarakat itu dikarenakan isi surat yang ditulis dengan tangan yang menurutnya tidak layak dan memalukan apalagi tembusan sampai ke Muspika Kecamatan Pante Bidari.

    Tuha Peut Gampong (TPG) Desa Sijudo itu juga mengatakan, jika item yang tertera didalam surat masyarakat tersebut ada item yang terkesan diada-adakan, sebab pihaknya sebagai Tuha Peut Gampong (TPG) tidak pernah mengetahui ada Item kegiatan tersebut.

    Lebih lanjut Rahmat mengatakan jika persoalan gugatan masayarakat itu bermula dikarenakan ada anggota keluarga oknum masyarakat yang diberhentikan dari perangkat desa oleh keuchik, sayangnya saat awak media menanyakan alasan pemecatan oknum perangkat desa tersebut Rahmat tidak mengetahui secara detail.

    Kendati demikian sebagai Tuha Peut Gampong (TPG) Desa Sijudi Rahmat sangat mendukung jika Inspektorat Aceh Timur turun dan melakukan Audit, terkait pengggunaan anggaran Dana Desa Sijudo seperti keinginan masyarakat, supaya menuai titik terang.

    Sementara itu Pj.Camat Kecamatan Pante Bidari Iswandi,belum dapat dikonfirmasi sampai berita ini diterbitkan. (Hawalis)

    Pengelolaan Dana Desa Sijudo Tidak Transparan

    Related Posts

    Hukum dan Kriminal

    Pengamanan Adalah Pondasi Pembinaan, Lapas Kelas IIB Lhoksukon Gelar Rapat dengan Seluruh Anggota

    September 8, 2026
    Berita Utama

    Haji Uma Soroti Pengeroyokan Siswa di Simeulue, Minta Polisi Segera Amankan Tujuh Tersangka

    September 6, 2026
    Hukum dan Kriminal

    Kapolsek Idi Tunong Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jaga Kamtibmas

    August 31, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025329 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024174 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025156 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.