Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Juru Bicara KPA: Tidak Ada Perintah Naikkan Bendera Bulan Bintang pada 25 Desember 2025

      December 26, 2025

      Fakhrurrazi Terpilih Kembali sebagai Keuchik Gampong Seuneubok Baro Periode Kedua

      October 7, 2025

      Habis Manis Sepah Dibuang, Nasib PPS di Aceh Timur Tak Kunjung Terima Gaji, Ngadu ke Komnas HAM

      July 23, 2025

      Peringati Hari Bhayangkara Ke -79 Johan Fahlani DPRK Dorong Sinergi Polri & Masyarakat

      July 1, 2025

      Dugaan Maladministrasi di Pilkeuchik Damar Siput P2K di Tuding Tak Netral dan Langgar Qanun

      January 13, 2026

      PGA IPB Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Tahap Lima di Tamiang

      January 12, 2026

      Demi Rakyatnya, Wabup T Zainal Terobos Banjir Salurkan Bantuan Bagi Warga Mengungsi di Indra Makmu

      January 9, 2026

      Pegawai Daerah Nasabah Bank Aceh Korban Banjir Minta Penundaan Bayar Kredit

      January 7, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home » Bupati Al- Farlaky Pacu Pembangunan Huntara, Target 10 Hari Selesai
    Berita Utama

    Bupati Al- Farlaky Pacu Pembangunan Huntara, Target 10 Hari Selesai

    Seni HendriJanuary 9, 2026
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.Hi., M.Si melakukan ground breaking pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga korban banjir di Kecamatan Idi Rayeuk, Jumat (9/1/2026).

    metropesawat.com, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.Hi., M.Si melakukan ground breaking pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga korban banjir di Kecamatan Idi Rayeuk, Jumat (9/1/2026).

    Pembangunan Huntara bagi korban banjir di Aceh Timur tersebut dimulai di Kecamatan Idi Rayeuk dengan total 24 unit Huntara yang dipacu pembangunannya.
    Huntara ini akan ditempati sementara oleh warga terdampak banjir dan berlokasi di belakang Kantor Camat Idi Rayeuk. Sementara itu, sebagian warga lainnya akan menerima dana tunggu hunian.

    Bupati Al-Farlaky menegaskan, pemerintah daerah terus bekerja untuk mempercepat pembangunan Huntara karena sifatnya yang sangat mendesak. Hal ini mengingat masyarakat Aceh akan segera menghadapi bulan suci Ramadan dan hari Meugang.

    “Hari Meugang dan bulan puasa merupakan momentum sakral bagi masyarakat Aceh. Kita ingin memastikan masyarakat korban banjir dapat melalui masa tersebut dengan tempat tinggal yang layak. Itu sebabnya pembangunan Huntara ini kita percepat,” ujar Al-Farlaky.

    Namun demikian, Bupati mengakui terdapat sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait ketersediaan dan status lahan pembangunan Huntara. Beberapa lokasi harus menggunakan lahan milik pemerintah pusat seperti PT KAI maupun lahan milik swasta.

    “Untuk itu, kami berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat terkait pembebasan dan pemanfaatan lahan, sehingga ke depan tidak menimbulkan persoalan hukum,” jelasnya.

    Bupati merinci, pembangunan Huntara direncanakan di sejumlah kecamatan terdampak banjir, antara lain Kecamatan Simpang Jernih, Serba Jadi (Lokop), Idi Rayeuk, Peureulak, Julok, Simpang Ulim, Pante Bidari, Madat, serta beberapa unit juga dibangun di Kecamatan Banda Alam.

    Ia menambahkan, warga dapat menempati Huntara setelah kesiapan lahan dinyatakan clear. Proses pembangunan Huntara dilaksanakan oleh anak usaha BUMN, khususnya PT Adhi Karya, serta didukung oleh BNPB.

    “Target pembangunan Huntara ini sekitar 10 hari dan ditargetkan selesai pada tanggal 15. Huntara akan dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti ranjang, kipas angin, dispenser, serta akses internet gratis,” imbuh Al- Farlaky.

    Pemerintah daerah, lanjut Bupati, juga akan terus mendukung kebutuhan para penghuni Huntara melalui koordinasi lintas sektor dengan seluruh stakeholder terkait.

    “Termasuk bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp15.000 per jiwa melalui Kementerian Sosial. Untuk kebutuhan logistik juga akan terus diperhatikan. Semua akan kita koordinasikan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” tambahnya.

    Sementara itu, Wakil Kepala Badan Pengatur BUMN Republik Indonesia, Teddy Barata, menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, fokus utama saat ini adalah percepatan pembangunan Huntara bagi masyarakat terdampak bencana.

    “Fokus kita saat ini adalah Huntara, dengan penekanan pada kecepatan, karena masih banyak daerah lain yang juga membutuhkan penanganan,” kata Teddy.

    Ia menegaskan, BUMN siap membantu pemerintah daerah untuk memastikan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan secepat mungkin.

    “Ini adalah bentuk perhatian pemerintah pusat dalam rehabilitasi dan rekonstruksi di Provinsi Aceh. Skala musibah ini sangat besar, sehingga membutuhkan kerja bersama dari semua pihak, termasuk BUMN,” ujarnya.

    Teddy juga menekankan pentingnya data yang akurat sebagai dasar perencanaan program BUMN, termasuk pembangunan Huntara yang merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

    “Data sangat penting agar program yang kita jalankan tepat sasaran. Huntara ini kita bangun dengan kualitas yang baik, meskipun sifatnya sementara, namun bisa digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama,” jelasnya.

    Selain itu, Teddy memastikan proses penyaluran dana tunggu hunian akan dipercepat agar segera dirasakan oleh masyarakat terdampak banjir.

    “Apa yang kita lakukan hari ini merupakan ikhtiar bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN. Insya Allah Huntara ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Teddy. (*)

    Bupati Al-Farlaky Hunian Sementara Korban Banjir Huntara Aceh Timur

    Related Posts

    Daerah

    Aksi Peduli Kemanusiaan, Pemko Batam Salurkan Rp4,8 Miliar untuk Korban Bencana Aceh

    January 11, 2026
    Berita Utama

    Fakta-fakta Banjir Dahsyat Di Lokop, Bentuk Sungai Baru dan Mematikan Tanaman

    January 3, 2026
    Berita Utama

    Empat Desa Hilang, Korban Banjir Bandang Serba Jadi Desak Pemerintah Segera Bangun Hunian Sementara

    January 1, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025259 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024147 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025126 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.