Laporan : Ardiansah | Reporter Metropesawat.com
Metropesawat.com,Aceh Timur – Pondasi beton pada jembatan yang dibangun tahun 2022 dibobok oleh pelaksana kerja PT Faiza Utama Mandiri selaku kontraktor jembatan Alue Geunteng kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur tahun anggaran 2026.
Hendra pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) yang dikonfirmasi pada (15/9/2026) menyebutkan beton yang dibobok oleh pekerja tidak sesuai dengan spesifikasi atau gambar untuk pembangunan jembatan pada tahun 2026 yang menelan anggaran mencapai 11 miliar.
“Hasil pengkajian penelitian tim perencanaan terhadap pembangunan jembatan alue gunteng, maka Perletakkan jembatan Alue gunteng dibobok, karena ada pergantian dari gelagar beton 2022 ke Rangka Baja 2026.
“Kemudian pondasi yang terlanjur dibangun tahun 2022 tidak sesuai spesifikasi untuk pembangunan tahun 2026 yang lebih lebar dan panjang sekitar 10 meter kerena menggunakan kontruksi baja ringan. ungkap Hendra.
“Kita laksanakan sampai fungsional seratus persen sudah teraspal, di lalui kendaraan, untuk pengerjaan tahun ini, kata Hendra.
Untuk diketahui jembatan Alue genteng dibangun permanen tahun tahun 2018 oleh PT Nabila utama dengan pagu anggaran 5,18 miliar bersumber dari DOKA /APBA Aceh, namun jembatan baru seumur jagung jembatan amblas dan kerap terendam banjir.
Kemudian tahun 2022 jembatan kembali dibangun dengan pagu anggaran 13 miliar lebih, namun hanya sebatas pondasi, para pengguna jalan masih menggunakan jembatan yang di bangun tahun 2018.
Sementara itu sejumlah pihak menyoroti pembangun jembatan yang sudah mencapai ke tiga kali, di lokasi yang sama, diduga merugikan keuangan negara, karena bangunan tersebut tidak memilik manfaat bagi pengguna jalan secara permanen dan meminta kejaksaan untuk melakukan penyelidikan.
Editor : Jamadon
Artikel Terdahulu..
- Beton Jembatan Alue Geunteng dibobok: PPTK Sebut Tidak Sesuai Spesifikasi.
- Karang Inong Realisasikan TJSL Ratusan juta untuk Gampong dan Stakeholder
- Nanda Saputra Ditunjuk sebagai PLT Kepala SMAN 1 Darul Falah Aceh Timur
- Tokoh Peureulak Tgk Sanusi A Saman Terpilih sebagai Ketua Dewan Da’wah Aceh Timur Periode 2026–2031
- Haji Uma Masih Koordinasi dengan KJRI Singkla & Berikan Perhatian terhadap Pemulangan Nelayan Aceh Timur, 13 Segera Pulang dan 5 Masih Jalani Proses Hukum
