Laporan Iwan Gunawan | Reporter metropesawat.com
metropesawat.com, ACEH TIMUR – Upaya memperkuat ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor pertanian, tetapi juga melibatkan kepolisian sebagai mitra masyarakat. Melalui pendampingan terhadap kelompok tani binaan, Polsek Darul Ihsan, Polres Aceh Timur, Polda Aceh melaksanakan panen perdana jagung bersama petani di Gampong Meudang Ara, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur Kamis (23/07/2026).
Panen dilakukan di lahan percontohan (pilot project) milik Kelompok Tani Makmur seluas satu hektare yang selama ini mendapat pendampingan dari Bhabinkamtibmas bersama petugas penyuluh pertanian lapangan. Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Darul Ihsan, Aipda Andi Alfi Syahrin (Kanit Binmas) serta Aiptu Khalid Muntazar (Bhabinkamtibmas) dan para petani.
Kapolsek Darul Ihsan, Iptu Suria Darma, S.H. mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di pedesaan.
“Ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan daerah. Karena itu, Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendampingi masyarakat agar sektor pertanian tetap tumbuh dan memberi manfaat bagi para petani,” ujar Iptu Suria Darma, Jum’at, (24/07/2026).
Panen perdana dilakukan pada areal seluas empat rante dengan sistem panen muda atau tongkol. Metode tersebut dipilih karena kondisi tanaman terdampak minimnya curah hujan dan terbatasnya ketersediaan air beberapa bulan terakhir sehingga hasil panen belum memungkinkan untuk dipanen dalam bentuk jagung pipilan.
Dari areal yang dipanen, petani memperoleh sekitar 200 kilogram jagung tongkol dengan harga jual berkisar Rp. 7.000 per kilogram. Hasil tersebut dinilai tetap memberikan nilai ekonomi bagi kelompok tani di tengah tantangan cuaca yang memengaruhi produktivitas tanaman.
Menurut Kapolsek, keberhasilan panen perdana ini menjadi penyemangat bagi para petani untuk terus mengelola lahan pertanian secara optimal. Sinergi antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan kelompok tani diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Ke depan kami akan terus mendampingi kelompok tani binaan agar produktivitas pertanian semakin meningkat. Kolaborasi seperti ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.” Terang Kapolsek Darul Ihsan, Iptu Suria Darma, S.H. (*).
