Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Johar Fahlani Soroti Kelangkaan BBM di Aceh Timur, Minta Disperinakertans Lebih Proaktif

      March 7, 2026

      Sambut Ramadhan, Anggota DPR RI Irsan Sosiawan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Delapan Kabupaten Kota

      February 17, 2026

      Ketua DPW Partai Aceh Aceh Timur Serahkan SK Pengurus DPC/S Darul Ihsan

      February 7, 2026

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      Konsolidasi ISNU di Tanah Aceh. Waketum PP ISNU Sambangi Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang

      April 12, 2026

      Rudy Supriadi Apresiasi Kerja Keras Vendor Lokal dalam Pembangunan Huntara di Aceh Timur

      March 26, 2026

      PT. Kurma Karya Global Santuni Anak Yatim di Bulan Ramadhan

      March 10, 2026

      Johar Fahlani Soroti Kelangkaan BBM di Aceh Timur, Minta Disperinakertans Lebih Proaktif

      March 7, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home » Pertama Kali, 22 Murid SMAN 2 Idi Gelar Sidang Karya Tulis Ilmiah
    Pendidikan

    Pertama Kali, 22 Murid SMAN 2 Idi Gelar Sidang Karya Tulis Ilmiah

    RedaksiApril 14, 2026
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram

    Laporan: Seni Hendri| jurnalis metropesawat.com

    metropesawat.com, IDI – Sebanyak 22 orang murid kelas XII SMA Negeri 2 Idi, Kabupaten Aceh Timur tahun ajaran 2025/2026 mengikuti sidang ujian Karya Tulis Ilmiah (KTI).

    Ujian KTI ini sebagai salah satu syarat kelulusan bagi murid kelas XII berlangsung di SMA Negeri 2 Idi mulai 11 sampai hari Kamis, 16 April 2026 beberpa hari mendatang.

    Kepala SMA Negeri 2 Idi, Henni Mahera Siregar kepada media ini, Selasa (14/4/2026) mengatakan, tujuan penulisan KTI ini yaitu, menyampaikan informasi yang akurat dan terverifikasi secara ilmiah kepada pembaca.

    “KTI ini juga turut berkontribusi terhadap perkembangan pengetahuan dalam bidang ilmu tersebut,” ujar Henni.

    Katanya, KTI ini biasanya disusun oleh para peneliti, ilmuwan, atau akademisi dan mahasiswa yang memiliki pengetahuan mendalam di bidangnya.

    Namun kata kepala sekolah, dalam rangka meningkatkan pengetahuan murid sekaligus memberikan gambaran dasar tentang KTI, untuk tahun pertama kalinya murid kelas XII diwajibkan menuliskan KTI di bawah bimbingan guru pembimbing selama beberapa bulan.

    Henni menjelaskan, para murid kelas XII tidak harus menulis karya ilmiah dengan tingkat kompleksitas yang setara dengan karya mahasiswa atau akademisi di kampus.

    “Dengan keterbatasan sumber daya dan waktu untuk melakukan penelitian, fokus kita dalam menyusun karya ilmiah murid SMA/MA adalah pada pemahaman dasar atas topik yang dipelajari,” sebut Henni.

    Ia mengungkapkan, para murid membuktikan dirinya untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya di depan dewan penguji yaitu, guru mereka sendiri yang nantinya akan dipilih karya ilmiah terbaik dan akan dipubilkasikan di jurnal karya ilmiah.

    Henni menuturkan, Research Based Learning (RBL) menjadi tradisi di SMA Negeri 2 Idi Setiap murid kelas XII diwajibkan untuk melaksanakan pembelajaran tersebut dengan sebaik-baiknya guna memperluas wawasan mereka terhadap proses pembuatan sebuah karya tulis ilmiah.

    “Tujuan adanya RBL ini untuk menciptakan kreativitas, inovasi, dan riset supaya murid bisa lebih bereksperimen dengan ide yang mereka dapatkan di lingkungan sosial,” tandasnya.

    Jadi, kata Henni, murid tidak hanya pembelajaran sains yang sering dipelajari tetapi juga pembelajaran sosialnya pun harus lebih diperdalam lagi.

    “Kami bangga dengan adanya pogram ini, murid critical thinkingnya terasah dan kemampuan menulis semakin baik,” ungkap Henni.

    Kemudian kemampuan komputerisasi dan membaca berkembang, akhirnya banyak siswa membaca buku dan jurnal sebagai bahan referensi mereka. Dengan KTI, numerasi dan literasi pun terasah bagi anak anak.

    “Sebagai salah satu sekolah di Kabupaten Aceh Timur, kami selalu memprogramkan yang terbaik untuk kualitas lulusan sebagaimana amanah dalam pendidikan,” ungkapnya.

    “Kami menyadari, tentu program KTI murid ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, namun pihak sekolah senantiasa terus berupaya memperbaiki dan berupaya menjadi lebih baik ke depanya,” ucap Henni.(*)

    Berita pendidikan Aceh Timur Sidang Karya Ilmiah SMAN 2 Idi

    Related Posts

    Pendidikan

    Pengadilan Negeri Idi Tandatangani MoU Penyediaan Layanan Disabilitas dengan SLBN Aceh Timur

    April 14, 2026
    Berita Utama

    Mengenal Sosok Ridwan, Kepsek Berprestasi Dipercayakan Bupati Jabat Kabid Pembinaan SD Disdikbud Aceh Timur

    April 12, 2026
    Pendidikan

    Tutup Asesmen Lapangan Prodi BKPI, Warek I IAIN Langsa. Ini Momentum Strategis Tingkatkan Mutu Akademik

    April 11, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025289 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024160 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025142 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.