Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah

      Debit Air Sungai Lokop Meningkat, Warga Di hilir Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

      September 10, 2026

      Pasca Dilantik, Bupati Minta Baitul Mal Aceh Timur Segera Salurkan Bantuan kepada Mustahik

      September 9, 2026

      LAZISMU Dukung Posbakum Aisyiyah Aceh Untuk Layanan Mobile

      September 5, 2026

      Fantastis Hotel Royal Idi Beli Miniatur Kapal Karya Napi Lapas Idi Belasan Juta Rupiah

      September 3, 2026

      Angka Stunting di Wilayah Puskesmas Idi Rayeuk Turun Drastis Hingga Agustus 2026

      September 2, 2026
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Seni Budaya
    • Agama
    • Politik
    Metropesawat.com
    Home » 116 Km Rusak Pasca Banjir Longsor, Bupati Al-Farlaky Desak Pemprov Percepat Pembangunan Jalan Aceh Timur – Gayo Lues
    Nasional

    116 Km Rusak Pasca Banjir Longsor, Bupati Al-Farlaky Desak Pemprov Percepat Pembangunan Jalan Aceh Timur – Gayo Lues

    RedaksiJanuary 27, 2026
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si, meminta Pemerintah Provinsi Aceh agar mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan pada ruas jalan lintas provinsi Peureulak–Pinding–Gayo Lues.

    Jurnalis : Seni Hendri

    metropesawat.com – ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si, meminta Pemerintah Provinsi Aceh agar mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan pada ruas jalan lintas provinsi Peureulak–Pinding–Gayo Lues.

    Permintaan tersebut disampaikan menyusul kondisi jalan yang rusak parah akibat bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu.

    Menurut Al-Farlaky, percepatan pembangunan sangat mendesak mengingat jalur tersebut merupakan akses sentral dan strategis bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Aceh Timur dan Gayo Lues.

    “Kita mendesak Pemerintah Provinsi Aceh untuk segera mempercepat pembangunan karena masih terdapat sejumlah titik longsor dan jalan amblas di sana. Jalur ini sangat penting bagi akses masyarakat Gayo Lues dan Peureulak,” ujar Al-Farlaky dalam keterangan resminya, Senin 26 Januari 2026.

    Ia menegaskan, ruas jalan provinsi tersebut merupakan nadi perekonomian masyarakat. Jalur ini setiap hari digunakan untuk distribusi hasil alam dari Gayo Lues ke berbagai daerah seperti Aceh Timur, Langsa, hingga Sumatera Utara, dan sebaliknya menjadi jalur pasokan kebutuhan masyarakat ke wilayah Gayo Lues.

    “Warga Gayo Lues saban hari menggunakan jalur ini untuk membawa hasil alam ke pasar, seperti ke Langsa, Aceh Timur, hingga Medan. Begitu pula warga Aceh Timur yang memasok berbagai kebutuhan ke Gayo Lues. Ini bukan sekadar jalur transportasi, tetapi denyut nadi ekonomi masyarakat,” jelasnya.

    Berdasarkan data yang dihimpun, kerusakan jalan akibat banjir dan longsor sepanjang 116 KM dari Kecamatan Peureulak Barat hingga Perbatasan Gayo Lues yang tersebar di 30 titik, dengan dua titik di antaranya mengalami kerusakan parah hingga badan jalan hilang total.

    Selain itu, terdapat 4 titik jembatan yang rusak berat, masing-masing dua titik di Gampong Lokop dan dua titik di Gampong Peunaron Lama.

    “Kerusakan jalan dan jembatan tersebut tersebar di beberapa kecamatan, mulai dari Kecamatan Peureulak Barat, Rantau Peureulak, Peunaron, hingga Serbajadi,” kata Al- Farlaky.

    Terkait langkah administratif, Al-Farlaky menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah melayangkan surat resmi kepada Gubernur Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh.

    Surat tersebut berisi permohonan rehabilitasi dan rekonstruksi ruas jalan Peureulak–Pinding–Blang Kejren.
    “Berdasarkan kondisi tersebut, kami memohon kepada Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas PUPR Aceh, khususnya Bidang Bina Marga, agar dapat melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan menindaklanjuti dengan perbaikan serta pembangunan kembali jalan dimaksud demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tandas Al-Farlaky.

    Sementara itu, Bupati Al- Farlaky juga menyarankan agar jalan provinsi itu dapat ditingkatkan statusnya sebagai jalan Nasional sehingga proses percepatan pembangunan terwujud.

    “Kita juga pernah mengusulkan saat Kepala Staf Presiden (KSP) berkunjung ke Lokop agar jalan provinsi bisa dialihkan ke jalan Nasional. Ini tidak lain untuk proses agar percepatan rehab dan rekonstruksi infrastruktur jalan ini bisa segera terwujud dan Aceh tentunya bisa bangkit kembali baik mulai dari pedalaman hingga perkotaan,” pungkas Al- Farlaky.(*)

    116 Km Rusak Pasca Banjir Longsor Bupati Al-Farlaky Desak Pemprov Percepat Pembangunan Jalan Aceh Timur - Gayo Lues

    Related Posts

    Nasional

    Pemkab Aceh Timur Terima Bantuan Alkes dari RSO Soeharso Surakarta

    September 1, 2026
    Pendidikan

    Warek I IAIN Langsa Pantau Langsung Wawancara Calon Mahasiswa Asing

    August 22, 2026
    Pendidikan

    Haji Uma Wujudkan Mimpi Lala Lanjut Sekolah di MAN 1 Idi

    August 17, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025331 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024174 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025156 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.