Metropesawat.com,Aceh Timur | Semangat pengabdian ditunjukkan oleh Zulkifli Usman, salah satu pemuda progresif dari Gampong Gajah Meuntah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur. Ia resmi mencalonkan diri dalam kontestasi Pemilihan Keuchik (Pilciksung) Gajah Meuntah untuk periode enam tahun ke depan.
Membawa visi besar, pria yang akrab disapa Bang Don ini menempatkan kemandirian dan kreativitas pemuda sebagai target fundamental dalam kepemimpinannya jika terpilih nanti. Menurutnya, mempersiapkan generasi penerus yang tangguh dan inovatif adalah kunci utama pembangunan desa.
“Kemandirian dan kreativitas itu penting dikarenakan otot penggerak pembangunan itu adanya di tangan para kaum muda. Ide-ide segar, inovatif, dan tingkat kreativitas yang tinggi adalah komponen penting untuk kemajuan daerah,” ujar Zulkifli Usman kepada awak media, Sabtu (27/12).

Zulkifli, yang mendapatkan nomor urut 3, dikenal sebagai sosok yang memiliki perilaku baik dan aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Ia bertekad untuk membentuk kader-kader kepemudaan yang kreatif di berbagai sektor agar pemuda gampong tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktor utama pembangunan.
Ia menjabarkan bahwa dengan kemandirian, kaum muda akan memiliki kepercayaan diri untuk bersinergi dengan para tokoh masyarakat dan orang tua di gampong. Sinergi ini diharapkan mampu membuka peluang kewirausahaan melalui unit usaha desa yang akan dikembangkan nantinya.
“Tujuannya agar para pemuda mampu mengembangkan peluang usaha, termasuk usaha desa. Pada akhirnya, ini akan mengurangi angka pengangguran dan berkontribusi langsung pada pengembangan ekonomi di lingkungan masyarakat desa,” tambahnya.

Meski memiliki program yang terencana, Zulkifli tetap rendah hati dan menyerahkan sepenuhnya proses demokrasi ini kepada pilihan hati nurani masyarakat.
“Semua itu kembali kepada kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada kami. Keputusan politik ada di tangan rakyat, kita hanya mampu berencana, tentu semua itu kita serahkan kepada Allah,” pungkas Zulkifli menutup pembicaraan.
