Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Johar Fahlani Soroti Kelangkaan BBM di Aceh Timur, Minta Disperinakertans Lebih Proaktif

      March 7, 2026

      Sambut Ramadhan, Anggota DPR RI Irsan Sosiawan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Delapan Kabupaten Kota

      February 17, 2026

      Ketua DPW Partai Aceh Aceh Timur Serahkan SK Pengurus DPC/S Darul Ihsan

      February 7, 2026

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      Keuchik Peunaron Baru Minta Korban Banjir Penerima Bantuan Tidak Melayani Pungli

      May 5, 2026

      PLTU Hentikan Pasokan Sekam Padi Ratusan Warga Kehilangan Pekerjaan

      April 22, 2026

      PLTU Nagan Raya Diduga Tampung Hasil Ilegal Logging

      April 21, 2026

      Konsolidasi ISNU di Tanah Aceh. Waketum PP ISNU Sambangi Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang

      April 12, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home ยป Simbol Penyerahan Diri yang Melukai Marwah Bangsa Aceh
    Opini

    Simbol Penyerahan Diri yang Melukai Marwah Bangsa Aceh

    JamadonDecember 21, 2025
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram

    Oleh : Baktiar Husaini

    Bencana banjir yang melanda Aceh Timur serta sejumlah daerah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat memang membawa dampak besar dan duka mendalam. Namun, bagi masyarakat Aceh, bencana adalah ujian yang harus dihadapi dengan ketabahan (tawakal) dan kerja keras, bukan dengan sikap putus asa, apalagi simbol penyerahan diri.

    Belakangan ini, publik dikejutkan oleh pemandangan pengibaran bendera putih di sepanjang jalan nasional. Aksi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu dengan mengatasnamakan masyarakat Aceh ini memicu keresahan dan tafsir beragam.

    Bendera putih secara universal dipahami sebagai simbol menyerah (surrender). Mengibarkannya di ruang publik sebagai tanda ketidakmampuan daerah dalam penanggulangan pascabencana berpotensi membangun persepsi keliru: bahwa Aceh telah “bertekuk lutut” pada keadaan.

    Persepsi ini jelas berbahaya. Ia tidak hanya merugikan citra daerah, tetapi juga bertentangan secara diametral dengan karakter Bangsa Aceh. Sejarah mencatat, bangsa ini tidak pernah tunduk, pantang dikalahkan, dan selalu mampu bangkit dari kondisi sesulit apa pun.

    lanjut baca halaman selanjunya..

    1 2
    (Pemerhati Budaya dan Sejarah Nasional Banjir Aceh -Sumatra Berita Utama Jaringan Masyarakat Adat (JAMA) Nasional)

    Related Posts

    Pendidikan

    Workshop Visi Keilmuan S3 Studi Islam IAIN Langsa Bahas Integrasi Islam, Sains, dan Tantangan Global

    May 13, 2026
    Aceh Timur

    Keluhan Warga Ditindaklanjuti, PLN Benahi Jaringan Listrik di Sejumlah Desa Indra Makmur

    May 11, 2026
    Aceh Timur

    247 Jemaah Calon Haji Kloter 7 Aceh Timur Dilepas di Masjid Agung Darussalihin

    May 11, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025299 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024166 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025151 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.