Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      Azhari Maop Resmi Pimpin DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur

      January 17, 2026

      Juru Bicara KPA: Tidak Ada Perintah Naikkan Bendera Bulan Bintang pada 25 Desember 2025

      December 26, 2025

      Fakhrurrazi Terpilih Kembali sebagai Keuchik Gampong Seuneubok Baro Periode Kedua

      October 7, 2025

      Kalak BPBD Aceh Timur: Huntara yang Tidak Sesuai Spesifikasi Tidak Dibayar Pemerintah

      February 2, 2026

      Pembangunan Huntara Korban Banjir di Aceh Timur Ditelantarkan

      January 31, 2026

      Aliansi Pers Soroti Lambannya Pembangunan Huntara Korban Banjir di Pante Bidari

      January 28, 2026

      Investigasi Perdana, Aliansi Pers Temukan Fakta Mengejutkan Terkait Hak Korban Banjir

      January 28, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home ยป Simbol Penyerahan Diri yang Melukai Marwah Bangsa Aceh
    Opini

    Simbol Penyerahan Diri yang Melukai Marwah Bangsa Aceh

    JamadonDecember 21, 2025
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram

    Oleh : Baktiar Husaini

    Bencana banjir yang melanda Aceh Timur serta sejumlah daerah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat memang membawa dampak besar dan duka mendalam. Namun, bagi masyarakat Aceh, bencana adalah ujian yang harus dihadapi dengan ketabahan (tawakal) dan kerja keras, bukan dengan sikap putus asa, apalagi simbol penyerahan diri.

    Belakangan ini, publik dikejutkan oleh pemandangan pengibaran bendera putih di sepanjang jalan nasional. Aksi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu dengan mengatasnamakan masyarakat Aceh ini memicu keresahan dan tafsir beragam.

    Bendera putih secara universal dipahami sebagai simbol menyerah (surrender). Mengibarkannya di ruang publik sebagai tanda ketidakmampuan daerah dalam penanggulangan pascabencana berpotensi membangun persepsi keliru: bahwa Aceh telah “bertekuk lutut” pada keadaan.

    Persepsi ini jelas berbahaya. Ia tidak hanya merugikan citra daerah, tetapi juga bertentangan secara diametral dengan karakter Bangsa Aceh. Sejarah mencatat, bangsa ini tidak pernah tunduk, pantang dikalahkan, dan selalu mampu bangkit dari kondisi sesulit apa pun.

    lanjut baca halaman selanjunya..

    1 2
    (Pemerhati Budaya dan Sejarah Nasional Banjir Aceh -Sumatra Berita Utama Jaringan Masyarakat Adat (JAMA) Nasional)

    Related Posts

    Daerah

    Pembangunan Huntara Korban Banjir di Aceh Timur Ditelantarkan

    January 31, 2026
    Opini

    Bencana Alam, Celah Bagi Barang Ilegal: Aceh Berisiko Tinggi

    January 25, 2026
    Daerah

    Stafsus Mualem Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Peunaron

    January 25, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025268 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024148 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025127 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.