Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      Azhari Maop Resmi Pimpin DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur

      January 17, 2026

      Juru Bicara KPA: Tidak Ada Perintah Naikkan Bendera Bulan Bintang pada 25 Desember 2025

      December 26, 2025

      Fakhrurrazi Terpilih Kembali sebagai Keuchik Gampong Seuneubok Baro Periode Kedua

      October 7, 2025

      Kalak BPBD Aceh Timur: Huntara yang Tidak Sesuai Spesifikasi Tidak Dibayar Pemerintah

      February 2, 2026

      Pembangunan Huntara Korban Banjir di Aceh Timur Ditelantarkan

      January 31, 2026

      Aliansi Pers Soroti Lambannya Pembangunan Huntara Korban Banjir di Pante Bidari

      January 28, 2026

      Investigasi Perdana, Aliansi Pers Temukan Fakta Mengejutkan Terkait Hak Korban Banjir

      January 28, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home » Haji Uma dan Para Seniman Aceh Melayat ke Rumah Duka Alm. Lukman Ibrahim (Syukur Eumpang Breuh)
    Berita Utama

    Haji Uma dan Para Seniman Aceh Melayat ke Rumah Duka Alm. Lukman Ibrahim (Syukur Eumpang Breuh)

    RedaksiOctober 28, 2025
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram

    Metropesawat. Com, Banda Aceh | Sejumlah artis dan pelaku seni Aceh melayat ke rumah duka almarhum Lukman Ibrahim, pemeran “Syukur” dalam serial film legendaris Eumpang Breuh, pada Minggu (27/10). Kehadiran mereka menjadi bentuk rasa kehilangan mendalam dan penghormatan terakhir kepada sosok seniman kreatif yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia seni dan budaya Aceh.

    Rombongan seniman tersebut di antaranya terdiri dari Haji Uma, Bang Joni, Kuya Ali, Cek Nasrol, Bergek, Cut Zuhra, Fateh, Ucin, Chandra, serta beberapa produser dan tokoh seni lainnya. Mereka datang bersama untuk bertahlil, mendoakan almarhum, serta memberikan dukungan dan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan.

    Dalam kesempatan itu, para seniman sepakat bahwa kepergian Lukman Ibrahim bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi dunia seni Aceh. Sosoknya dikenal sebagai seniman yang ramah, pekerja keras, serta memiliki banyak gagasan dan ide kreatif dalam setiap karya yang ia hasilkan.

    Haji Uma yang juga hadir dalam rombongan menyampaikan rasa duka mendalam atas berpulangnya almarhum.

    “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka atas meninggalnya saudara Lukman atau Syukur. Hari ini kita telah kehilangan seorang seniman Aceh sekaligus pencipta lagu yang berbakat. Teman-teman hadir hari ini untuk bertahlil dan memberikan dukungan serta semangat kepada keluarga. Saya sendiri merasa sangat kehilangan. Semoga beliau ditempatkan di tempat yang layak oleh Allah SWT, diterima amal ibadahnya, dan diampuni dosa-dosanya,” ujar Haji Uma.

    Ia juga mengajak seluruh pelaku seni untuk terus menjaga kebersamaan dan solidaritas. “Mari kita bersatu padu, mempererat silaturahmi, dan memperkuat rasa persaudaraan di antara sesama seniman. Semoga ke depan dunia seni Aceh semakin maju, berbudaya, beragama, dan berakhlak,” tambahnya.

    Kuya Ali turut menyampaikan doa bagi almarhum. “Kami turut berduka cita. Mari kita doakan bersama agar almarhum diampuni segala dosanya, diterangi kuburnya, dan diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT. Amin,” ucapnya dengan penuh haru.

    Sementara itu, Bang Joni mewakili para sahabat almarhum menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang pernah mengenal Lukman Ibrahim.

    “Kepada siapa pun yang pernah kenal, pernah dekat, atau pernah berteman dengan Bang Syukur, kami selaku sahabat memohon maaf atas segala kesalahan beliau, baik kecil maupun besar. Mohon dimaafkan agar beliau tenang di sisi Allah SWT,” ujarnya.

    Prosesi pemakaman berlangsung penuh khidmat dan haru. Para pelaku seni yang hadir ikut mengantarkan almarhum hingga ke tempat peristirahatan terakhirnya. Doa-doa dipanjatkan untuk mengiringi kepergian sosok seniman yang telah menginspirasi banyak orang melalui karya dan dedikasinya.

    Kepergian Lukman Ibrahim meninggalkan duka mendalam di kalangan seniman Aceh. Namun semangat, karya, dan ketulusannya dalam berkesenian akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dunia seni dan budaya Aceh.

    EDITOR. : JAMADON

    Banda Aceh Berita Utama Haji Uma dan Para Seniman Aceh Melayat ke Rumah Duka Alm. Lukman Ibrahim (Syukur Eumpang Breuh)

    Related Posts

    Daerah

    Pembangunan Huntara Korban Banjir di Aceh Timur Ditelantarkan

    January 31, 2026
    Berita Utama

    Jelang Ramadhan, Bupati Al- Farlaky Mulai Resmikan Huntara korban Banjir Aceh Timur

    January 27, 2026
    Opini

    Bencana Alam, Celah Bagi Barang Ilegal: Aceh Berisiko Tinggi

    January 25, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025268 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024148 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025127 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.