Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Sambut Ramadhan, Anggota DPR RI Irsan Sosiawan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Delapan Kabupaten Kota

      February 17, 2026

      Ketua DPW Partai Aceh Aceh Timur Serahkan SK Pengurus DPC/S Darul Ihsan

      February 7, 2026

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      Azhari Maop Resmi Pimpin DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur

      January 17, 2026

      Sentuhan Sosial PMI Aceh Timur di Serba Jadi Pedalaman Aceh Timur

      February 17, 2026

      Wujudkan Lingkungan Indah Pasca Banjir, Istri Wabup Bantu Puluhan Pot Bunga untuk RSUD SAAS

      February 11, 2026

      Kalak BPBD Aceh Timur: Huntara yang Tidak Sesuai Spesifikasi Tidak Dibayar Pemerintah

      February 2, 2026

      Pembangunan Huntara Korban Banjir di Aceh Timur Ditelantarkan

      January 31, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home » Pasca Gencatan Senjata Jurnalis Palestina Saleh Aljafarawi Tewas Diduga Ditembak Milisi Pro Israel
    Berita Utama

    Pasca Gencatan Senjata Jurnalis Palestina Saleh Aljafarawi Tewas Diduga Ditembak Milisi Pro Israel

    RedaksiOctober 13, 2025
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Jurnalis Palestina, Saleh Aljafarawi (28), tewas tertembak saat meliput bentrokan bersenjata di Kota Gaza, hanya beberapa hari setelah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku.

    metropesawat.com – Jurnalis Palestina, Saleh Aljafarawi (28), tewas tertembak saat meliput bentrokan bersenjata di Kota Gaza, hanya beberapa hari setelah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku.

    Menurut laporan Al Jazeera Arabic, Aljafarawi—yang dikenal luas melalui video-video lapangannya yang mendokumentasikan perang dua tahun Israel di Gaza—tewas ditembak oleh anggota kelompok milisi bersenjata yang diduga memiliki keterkaitan dengan Israel. Insiden terjadi di lingkungan Sabra, Kota Gaza.

    Badan verifikasi berita Al Jazeera, Sanad, telah mengonfirmasi rekaman yang menunjukkan tubuh Aljafarawi—masih mengenakan rompi bertuliskan “PRESS”—tergeletak di atas kendaraan terbuka. Ia dilaporkan hilang sejak Minggu pagi.

    Sumber dari Kementerian Dalam Negeri Gaza menyatakan bahwa bentrokan tersebut melibatkan “milisi bersenjata yang berafiliasi dengan kekuatan pendudukan [Israel]”, dan menambahkan bahwa kelompok tersebut juga dilaporkan menembaki warga sipil yang tengah kembali ke Kota Gaza dari wilayah selatan.

    Hingga saat ini, otoritas lokal belum merilis pernyataan resmi terkait insiden tersebut, namun situasi keamanan di Jalur Gaza disebut masih sangat rentan meskipun gencatan senjata telah diberlakukan.

    Dalam wawancaranya bersama Al Jazeera pada Januari lalu, Aljafarawi sempat menceritakan pengalamannya sebagai pengungsi dari Gaza utara selama masa perang.

    “Semua kejadian dan situasi yang saya alami selama 467 hari ini tidak akan pernah saya lupakan,” ujarnya saat itu. Ia juga mengaku telah beberapa kali menerima ancaman dari pihak Israel karena pekerjaannya sebagai jurnalis.

    “Sejujurnya, saya hidup dalam ketakutan setiap detik, terutama setelah mendengar apa yang dikatakan oleh pendudukan Israel tentang saya. Saya hidup dari detik ke detik, tanpa tahu apa yang akan terjadi setelahnya,” tuturnya.

    Dengan wafatnya Aljafarawi, jumlah jurnalis yang tewas dalam konflik di Gaza sejak Oktober 2023 telah mencapai lebih dari 270 orang, menjadikannya konflik paling mematikan bagi pekerja media dalam sejarah modern.

    Sementara itu, gencatan senjata di Gaza telah memasuki hari ketiga. Pertukaran tawanan antara Hamas dan Israel dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, direncanakan akan menghadiri KTT Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir, pada Senin (13/10). Pertemuan yang juga dihadiri oleh Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi ini bertujuan untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza dan mendorong stabilitas di kawasan.

    Kementerian Luar Negeri Mesir menyebutkan bahwa dalam pertemuan tersebut direncanakan akan ditandatangani sebuah dokumen bersejarah yang secara resmi mengakhiri perang. Namun, baik Israel maupun Hamas tidak akan mengirimkan perwakilan dalam KTT tersebut.(*)

    Berita ini telah tayang dengan judul :https://gazamedia.net/jurnalis-palestina-saleh-aljafarawi-tewas-ditembak-milisi-dukungan-israel-di-gaza/

    Jurnalis Palestina Saleh Aljafarawi (28) tewas tertembak saat meliput bentrokan bersenjata di Kota Gaza

    Related Posts

    Berita Utama

    Disbunnak Atim : Dana Bantuan Sapi Meugang dari Pusat Tidak Cukup untuk Semua Desa Terdampak Banjir

    February 20, 2026
    Berita Utama

    GeMPAR Aceh Desak Mendagri Cabut Kepmendagri Terkait Bantuan Rumah Korban Banjir

    February 15, 2026
    Aceh Timur

    Diduga Arogan dan Diskriminatif, Pimpinan PT PSS Blang Simpo Dilaporkan ke Disnaker

    February 12, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025273 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024148 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025133 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.