Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Johar Fahlani Soroti Kelangkaan BBM di Aceh Timur, Minta Disperinakertans Lebih Proaktif

      March 7, 2026

      Sambut Ramadhan, Anggota DPR RI Irsan Sosiawan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Delapan Kabupaten Kota

      February 17, 2026

      Ketua DPW Partai Aceh Aceh Timur Serahkan SK Pengurus DPC/S Darul Ihsan

      February 7, 2026

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      Rudy Supriadi Apresiasi Kerja Keras Vendor Lokal dalam Pembangunan Huntara di Aceh Timur

      March 26, 2026

      PT. Kurma Karya Global Santuni Anak Yatim di Bulan Ramadhan

      March 10, 2026

      Johar Fahlani Soroti Kelangkaan BBM di Aceh Timur, Minta Disperinakertans Lebih Proaktif

      March 7, 2026

      Tarmizi Daud DPRK Aceh Timur Minta BNPB Tidak Persulit Korban Banjir mendapatkan Bantuan Perbaikan Rumah

      February 26, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home » Pasca Gencatan Senjata Jurnalis Palestina Saleh Aljafarawi Tewas Diduga Ditembak Milisi Pro Israel
    Berita Utama

    Pasca Gencatan Senjata Jurnalis Palestina Saleh Aljafarawi Tewas Diduga Ditembak Milisi Pro Israel

    RedaksiOctober 13, 2025
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Jurnalis Palestina, Saleh Aljafarawi (28), tewas tertembak saat meliput bentrokan bersenjata di Kota Gaza, hanya beberapa hari setelah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku.

    metropesawat.com – Jurnalis Palestina, Saleh Aljafarawi (28), tewas tertembak saat meliput bentrokan bersenjata di Kota Gaza, hanya beberapa hari setelah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku.

    Menurut laporan Al Jazeera Arabic, Aljafarawi—yang dikenal luas melalui video-video lapangannya yang mendokumentasikan perang dua tahun Israel di Gaza—tewas ditembak oleh anggota kelompok milisi bersenjata yang diduga memiliki keterkaitan dengan Israel. Insiden terjadi di lingkungan Sabra, Kota Gaza.

    Badan verifikasi berita Al Jazeera, Sanad, telah mengonfirmasi rekaman yang menunjukkan tubuh Aljafarawi—masih mengenakan rompi bertuliskan “PRESS”—tergeletak di atas kendaraan terbuka. Ia dilaporkan hilang sejak Minggu pagi.

    Sumber dari Kementerian Dalam Negeri Gaza menyatakan bahwa bentrokan tersebut melibatkan “milisi bersenjata yang berafiliasi dengan kekuatan pendudukan [Israel]”, dan menambahkan bahwa kelompok tersebut juga dilaporkan menembaki warga sipil yang tengah kembali ke Kota Gaza dari wilayah selatan.

    Hingga saat ini, otoritas lokal belum merilis pernyataan resmi terkait insiden tersebut, namun situasi keamanan di Jalur Gaza disebut masih sangat rentan meskipun gencatan senjata telah diberlakukan.

    Dalam wawancaranya bersama Al Jazeera pada Januari lalu, Aljafarawi sempat menceritakan pengalamannya sebagai pengungsi dari Gaza utara selama masa perang.

    “Semua kejadian dan situasi yang saya alami selama 467 hari ini tidak akan pernah saya lupakan,” ujarnya saat itu. Ia juga mengaku telah beberapa kali menerima ancaman dari pihak Israel karena pekerjaannya sebagai jurnalis.

    “Sejujurnya, saya hidup dalam ketakutan setiap detik, terutama setelah mendengar apa yang dikatakan oleh pendudukan Israel tentang saya. Saya hidup dari detik ke detik, tanpa tahu apa yang akan terjadi setelahnya,” tuturnya.

    Dengan wafatnya Aljafarawi, jumlah jurnalis yang tewas dalam konflik di Gaza sejak Oktober 2023 telah mencapai lebih dari 270 orang, menjadikannya konflik paling mematikan bagi pekerja media dalam sejarah modern.

    Sementara itu, gencatan senjata di Gaza telah memasuki hari ketiga. Pertukaran tawanan antara Hamas dan Israel dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, direncanakan akan menghadiri KTT Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir, pada Senin (13/10). Pertemuan yang juga dihadiri oleh Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi ini bertujuan untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza dan mendorong stabilitas di kawasan.

    Kementerian Luar Negeri Mesir menyebutkan bahwa dalam pertemuan tersebut direncanakan akan ditandatangani sebuah dokumen bersejarah yang secara resmi mengakhiri perang. Namun, baik Israel maupun Hamas tidak akan mengirimkan perwakilan dalam KTT tersebut.(*)

    Berita ini telah tayang dengan judul :https://gazamedia.net/jurnalis-palestina-saleh-aljafarawi-tewas-ditembak-milisi-dukungan-israel-di-gaza/

    Jurnalis Palestina Saleh Aljafarawi (28) tewas tertembak saat meliput bentrokan bersenjata di Kota Gaza

    Related Posts

    Berita Utama

    Melonjak Drastis tahun ini, 523 Murid SMA dan SMK Lulus Seleksi Jalur Prestasi

    April 2, 2026
    Berita Utama

    PESAWAT : Seremoni Penyaluran Bantuan Korban Banjir Timbulkan Kecemburuan Sosial

    March 27, 2026
    Berita Utama

    Jalan Rusak Sebabkan Korban Jiwa di Aceh Timur, YARA Desak Penyelenggara Jalan Diadili

    March 26, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025288 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024153 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025142 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.