metropesawat.com, IDI RAYEUK – Kementerian Kebudayaan RI, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, melakukan pembersihan makam-makam kerajaan, dan situs-situs bersejarah di Kabupaten Aceh Timur, yang terdampak banjir Hidrometeorologi yang terjadi 26 November 2025 lalu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Bustami SPd MSi, melalui Kabid Kebudayaan Suriadi SE, mengatakan kegiatan pembersihan makam dan situs bersejarah di Kabupaten Aceh Timur ini melibatkan masyarakat lokal secara gotong royong.
Dampak banjir bandang akhir November lalu, jelas Suriadi menyebabkan makam-makam dan situs bersejarah di Aceh Timur juga terdampak banjir dan rusak.
“Oleh karena itu, Kementerian Kebudayaan memberikan perhatian khusus terhadap makam-makam dan situs bersejarah di Aceh Timur yang terdampak banjir ini agar dapat dibersihkan kembali agar tetap terlestarikan sebagaimana mestinya,” ungkap Suriadi.
Kabid yang dikenal ulet dan getol melestarikan dan memajukan budaya di Aceh Timur ini menyebutkan dalam pembersihan selain melibatkan masyarakat lokal dan juga melibatkan insan pers, dan para relawan lainnya.

“Kita berkolaborasi dalam membersihkan makam dan situs bersejarah ini,” cetusnya.
Suriadi menyebutkan, ada sekitar 20 makam dan situs bersejarah di Aceh Timur yang dibersihkan.
“Terimakasih kepada Kementerian Kebudayaan RI, yang sudah memperhatikan pemugaran situs sejarah Aceh Timur sehingga situs bersejarah tetap terpelihara dan lingkungannya tetap bersih dan nyaman bagi pengunjung pasca dilanda musibah banjir,” ucapnya.
Sementara itu, Keuchik Desa Seumanah Jaya, Muhammad Sabri, didampingi pengelola makam Cut Putro Nurul A’la, M Yusuf, mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Kebudayaan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, yang memperhatikan perawatan dan pemeliharaan situs-situs bersejarah di Aceh Timur pasca dilanda banjir.
“Program ini sangat positif, dan sangat membantu kami dalam menjaga kelestarian makam pasca dilanda banjir,” ungkapnya.
Salurkan Bantuan Sembako Korban Banjir
Sebelumnya, Kementerian Kebudayaan RI, juga telah menyalurkan berbagai bantuan yang dibutuhkan korban banjir di Aceh Timur pada 9 Desember 2025 lalu.

Saat menyerahkan bantuan perwakilan Kementerian Kebudayaan RI diwakili oleh Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah l, Piet Rusdi S.Sos, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh Timur, Bustami, Kabid Kebudayaan Suriadi, menyerahkan bantuan kepada Pemkab Aceh Timur, yang diterima langsung oleh Sekda Adliansyah, didampingi Kepala BPBD Aceh Timur. (*)
