metropesawat.com, ACEH TIMUR – Upaya memperkuat pendekatan humanis Kepolisian dilakukan 21 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 WPS di wilayah hukum Polres Aceh Timur.
Memasuki hari ketiga, Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 WPS yang tergabung dalam Sindikat 2 melaksanakan program Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di Dayah (Pesantren) Nahjul Huda, Desa Paya Bili Sa, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur. Kamis, (12/02/2025).
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipimpin oleh Perwira Pendamping Kombes Pol Firdaus, S.I.K. yang mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatandiantaranya pengobatan gratis dan trauma healing bagi santri Dayah Nahjul Huda asuhan Tgk. Syaifuddin.
“Kegiatan yang dilaksanakan hari ini antara lain bakti kesehatan dan penyerahan bantuan berupa Al-Qur’an serta 21 paket perlengkapan sholat serta pendampingan psikososial melalui trauma healing bagi santri di Dayah Nahjul Huda, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur,” kata Kombes Firdaus, S.I.K. Kamis, (12/02/2026).
Menurutnya, selain memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa STIK untuk memahami kondisi sosial secara nyata. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, para mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan empati, kemampuan komunikasi, serta keterampilan pemecahan masalah dalam menghadapi berbagai persoalan masyarakat.
“Kehadiran mahasiswa STIK Angkatan 83 di wilayah hukum Polres Aceh Timur menjadi wujud komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta menanamkan nilai-nilai humanis, responsif, dan solutif sejak masa pendidikan.” Terang Kombes Pol Firdaus, S.I.K.
Sementara itu salahsatu Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS, Iptu Iptu Dimas Arbianto, S.TrK mengatakan, program pengabdian masyarakat ini menjadi momentum bagi mahasiswa STIK untuk terjun langsung membantu warga yang terdampak bencana. (Iwan Gunawan).
