metropesawat.com, ACEH TIMUR – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa trauma healing dan penyerahan bantuan hewan ternak di Kabupaten Aceh Timur, Senin (23/02/2026).
Kegiatan diawali di Rumah Qur’an Al Amzar, Dusun Kuta Dayah, Desa Beusa Seberang, Kecamatan Peureulak Barat, kemudian dilanjutkan di Dayah Wadil ’Ulum Diniyah Islamiyah (WUDI), Gampong Paya Bili Dua, Kecamatan Peudawa.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa memberikan pendampingan psikososial atau trauma healing kepada para santri di masing-masing dayah. Pendekatan dilakukan secara interaktif melalui permainan edukatif, motivasi, dan dialog ringan untuk membantu memulihkan semangat belajar para santri pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Timur.
Selain itu, mahasiswa STIK juga menyerahkan sejumlah mushaf Al-Qur’an kepada pimpinan Rumah Qur’an Al Amzar sebagai dukungan terhadap kegiatan pembelajaran keagamaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah ketersediaan sarana ibadah dan pendidikan bagi para santri.
Tak hanya fokus pada pemulihan psikologis, mahasiswa turut memberikan dukungan ketahanan pangan di lingkungan dayah. Satu ekor lembu diserahkan kepada Rumah Qur’an Al Amzar, sementara tiga ekor kambing diberikan kepada Dayah Wadil ’Ulum Diniyah Islamiyah. Bantuan hewan ternak ini dimaksudkan sebagai modal produktif yang dapat dikelola untuk menunjang kebutuhan operasional dan kesejahteraan santri.
Perwakilan mahasiswa, Iptu Fitra Darlian, S.Tr.K. menyebutkan, melalui kegiatan ini, kehadiran mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi, semangat, serta mempererat hubungan antara Polri dan lingkungan pendidikan keagamaan. Pengasuh dan para santri pun diharapkan merasakan dukungan nyata serta pelayanan kemanusiaan yang menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendampingi masyarakat, khususnya pada masa pemulihan pascabencana. (Iwan Gunawan).
