Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Timur, panen pada bulan April 2025 mencapai angka 64.223,4 ton gabah kering giling (GKG), dengan produktivitas rata-rata 7 ton per hektare.
Khusus di Kecamatan Madat saja, luas panen tercatat mencapai lebih dari 2.100 hektare. Dengan harga gabah sekitar Rp 6.650 per kilogram, potensi pendapatan petani diperkirakan mencapai Rp 29,5 juta per hektare.
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menargetkan pola tanam dua kali setahun dengan total luas panen mencapai 32.350 hektare, dan produksi gabah sebanyak 187.630 ton GKG sepanjang tahun 2025.
Guna mendukung target tersebut, berbagai upaya percepatan dilakukan, salah satunya dengan mengusulkan tambahan alat mesin pertanian seperti 89 unit Combine Harvester, 88 unit Traktor Roda 4, 24 unit Power Thrasher, dan 178 unit Traktor Roda 2.
Sementara itu, BULOG KC Langsa melaporkan telah menyerap gabah petani sebanyak 4.289 ton hingga tanggal 4 April 2025, atau sebesar 85,78% dari target penyerapan 5.000 ton. Proses distribusi dan penyerapan tersebut berjalan lancar dan mendapat respons positif dari kalangan petani.
Wakil Bupati berharap, kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara berkala sebagai bentuk penguatan sinergi antara petani, pemerintah, dan seluruh stakeholder pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di Aceh Timur maupun tingkat nasional.
Pewarta : Iskadar Ishak
Berita Terkini:>>
- Polres Aceh Timur Bersama Pemkab Gelar GPM di Ranto Peureulak
- Tingkatkan Kewaspadaan, Polres Aceh Timur Gelar Simulasi Sispam Mako
- Ditpolairud Polda Aceh Terbitkan 4 DPO Penangkap Ikan Dengan Peledak
- Kapolres Aceh Timur Ajak Elemen Masyarakat Berperan Aktif Perangi Narkoba
- Kapolres Aceh Timur Ajak Warga Indra Makmu Bersama Polri Perkuat Ketahanan Pangan