Namun, di sisi lain, terjadi antrian panjang saat pengisian BBM jenis solar akibat kekosongan di SPBU lain di Aceh Timur,” kata Hayum.
Hayum menjelaskan bahwa kekosongan di SPBU Desa Seneubok Muku (Kecamatan Idi Timur), SPBU Kecamatan Birem Bayeun, SPBU Desa Blang Bitra (Kecamatan Peureulak), dan SPBU Desa Kuta Lawah (Kecamatan Idi Rayeuk) dalam perbaikan sehingga menyebabkan antrean panjang di SPBU Idi Rayeuk.
“Apalagi SPBU kami terletak di tengah kota dengan jalan dua jalur, sehingga terkesan terjadi antrian panjang saat pengisian BBM jenis solar,” tambah Hayum.
Hayum juga menjelaskan bahwa Pertamina telah membatasi jumlah kuota BBM jenis solar di akhir tahun, dari 16 ribu liter menjadi 8 ribu liter.
“Biasanya dari bulan Januari hingga Agustus, kuota yang diberikan oleh Pertamina sebesar 16 ribu liter. Namun, di akhir tahun, kuota yang diberikan menjadi 8 ribu liter, sehingga terkesan terjadinya antrian panjang di SPBU,” demikian kata Hayum.
penulis : Iskandar Report Metropesawat. Com
Editor : Jamadon
