Jadi kalau dibagi berdasarkan jumlah desa yang terdampak memang tidak cukup. Karena bantuan uangnya dari pusat juga tidak cukup”,
Murdhani SSTP, MSi, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur
metropesawat.com, ACEH TIMUR – Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Timur, Murdhani SSTP, MSi, memberikan tanggapan terkait sejumlah warga yang mengeluhkan mendapatkan bantuan daging sapi meugang hanya beberapa ons saja saat dibagikan oleh perangkat desa masing-masing pada meugang menyambut Puasa Ramadhan 1447, Rabu (18/2/2026) lalu.
Murdhani mengatakan bahwa dana bantuan tak terduga (BTT) untuk pembelian sapi meugang dari pemerintah pusat tersebut tidak cukup jika dibandingkan jumlah desa yang terdampak banjir di Aceh Timur akhir November 2025 lalu.
Berdasarkan data dari BPBD di Aceh Timur, ungkap Murdhani, jumlah desa yang terdampak yang menerima bantuan daging sapi meugang mencapai 454 desa.
“Jadi dananya tidak cukup, karena desa yang terdampak banjir sangat banyak. Jadi kita siasati beli melalui rekanan sebanyak 398 ekor,” ungkap Murdhani.
Memang dari Pemerintah Pusat, jelas Murdhani, ditetapkan satu desa mendapatkan Rp 50 juta, sehingga Kabupaten Aceh Timur, mendapatkan dana BTT untuk sapi meugang senilai Rp Rp 7.550.000.000.
Namun berdasarkan Surat Edaran Mendagri tentang petunjuk teknisnya bukan diberikan dalam bentuk uang melainkan dibagikan dalam bentuk daging sapi.
“Berdasarkan juknis dari Bupati, kita hanya mendistribusikan ke kecamatan. Jumlahnya bervariasi sesuai dengan luas desa dan jumlah penduduk yang terdampak banjir, selebihnya kecamatan yang mendistribusikan ke desa-desa terdampak banjir,” jelas mantan Camat Peureulak Barat ini.
“Jadi kalau dibagi berdasarkan jumlah desa yang terdampak memang tidak cukup. Karena bantuan uangnya dari pusat juga tidak cukup”, jelasnya.
Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Timur, jelas Murdhani, hanya sebagai dinas penyalur bantuan sapi meugang sudah bekerja maksimal dan Pemda juga sudah berupaya memberikan terbaik untuk masyarakat Aceh Timur.
Murdhani menjelaskan dana bantuan sapi meugang tersebut masuk ke kas daerah Kamis (12/2/2026). Kemudian peraturan teknis penggunaan dana BTT sapi meugang tersebut keluar Jumat.
Karena waktunya yang sangat singkat, jelas Murdhani, sehingga rekanan juga kesulitan untuk membeli 398 sapi tersebut.
“Jadi pada dasarnya, memang dananya yang tidak cukup. Pemda sudah berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat terdampak banjir di Aceh Timur. Seharusnya perangkat desa yang mensiasati pembagiannya di desa, karena ada sebagian desa hanya memberikan kepada warga yang terdampak saja, kepada fakir miskin dan yatim piatu, tapi desa yang bagikan sama rata semuanya makanya dapatnya hanya beberapa ons saja”, jelas Murdhani.(*)
