Dua nama yang paling menonjol dan memicu perhatian publik adalah mantan Presiden RI
K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur): Presiden ke-4 RI, dihormati sebagai tokoh pluralisme dan demokrasi yang berjasa besar dalam memperjuangkan toleransi dan kebebasan beragama.
Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto: Presiden ke-2 RI, diberi gelar atas jasanya dalam perjuangan bersenjata sejak masa kemerdekaan, termasuk sebagai wakil komandan BKR Yogyakarta yang memimpin pelucutan senjata Jepang pada tahun 1945.
Selain itu, penganugerahan ini juga mengukuhkan aktivis buruh, Marsinah, sebagai Pahlawan Nasional di bidang perjuangan sosial dan kemanusiaan, yang mencerminkan pengakuan negara terhadap perjuangan membela hak-hak pekerja.
Pemerintah berharap bahwa penganugerahan ini akan menjadi teladan dan inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya generasi muda, untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara dengan mencontoh nilai-nilai perjuangan para pahlawan.
Editor: Jamadon
