“Hari ini kami melihat langsung kondisi warga di sini. Mereka masih sangat membutuhkan uluran tangan kita semua.”
Tgk. Zulfadli juga berharap pihak terkait segera memperkuat distribusi bantuan. “Terutama logistik seperti sembako. Jangan menunggu, datanglah. Warga tidak hanya butuh makanan, tapi rasa aman,” tegasnya.
Di akhir rangkaian penyaluran, para relawan saling berpandangan seakan sepakat bahwa pekerjaan belum selesai. Mereka mungkin telah kembali ke Idi Cut malam itu, tetapi kenangan tentang wajah-wajah yang menahan lelah tetap tertinggal.
“Kami mengapresiasi semua pihak yang sudah mendukung hingga bantuan ini tersalurkan dengan lancar,” ucap tgk Zulfadli sebelum rombongan bergerak pulang.
Namun bagi mereka, bukan berapa banyak paket yang berhasil dibagikan yang menjadi inti perjalanan hari itu melainkan menyadari bahwa solidaritas tidak berhenti pada aksi, tetapi pada komitmen untuk kembali lagi saat warga masih membutuhkan.
Editor : Jamadon
