Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      Azhari Maop Resmi Pimpin DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur

      January 17, 2026

      Juru Bicara KPA: Tidak Ada Perintah Naikkan Bendera Bulan Bintang pada 25 Desember 2025

      December 26, 2025

      Fakhrurrazi Terpilih Kembali sebagai Keuchik Gampong Seuneubok Baro Periode Kedua

      October 7, 2025

      Aliansi Pers Soroti Lambannya Pembangunan Huntara Korban Banjir di Pante Bidari

      January 28, 2026

      Investigasi Perdana, Aliansi Pers Temukan Fakta Mengejutkan Terkait Hak Korban Banjir

      January 28, 2026

      Pembangunan Hunian Sementara di Kota Langsa Segera Dimulai

      January 24, 2026

      Bupati Al-Farlaky Resmikan Jembatan Bailey yang Dibangun TNI di Nurussalam

      January 16, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home ยป Keuchik Simpang Jernih: Dua Desa Wilayah Kami Dicaplok Masuk Aceh Tamiang
    Aceh Timur

    Keuchik Simpang Jernih: Dua Desa Wilayah Kami Dicaplok Masuk Aceh Tamiang

    RedaksiAugust 4, 2025
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Keuchik Gampong Simpang Jernih, Bambang Irwanto.

    metropesawat.com, ACEH TIMUR – Keuchik Gampong Simpang Jernih, Bambang Irwanto, mengatakan dulu sebelum pemekaran, saat Aceh Tamiang masih satu kabupaten dengan Aceh Timur, Kecamatan Simpang Jernih berbatasan dengan Batu Bedulang.

    “Waktu pemekaran batas Aceh Tamiang dengan Aceh Timur juga sama, namun setelah keluar peta tahun 2013 banyak wilayah Kecamatan Simpang Jernih yang dicaplok masuk ke Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang,” ungkap Bambang.

    BACA JUGA : Kisruh Tapal Batas dengan Aceh Tamiang, Tokoh Simpang Jernih: Kami Tetap Berpedoman Peta 1978

    “Karena banyak wilayah kami yang dicaplok tentu kami tidak terima, karena itu kami tetap bersikukuh batas wilayah administratif sesuai dengan peta 1978,” ungkap Bambang.

    Kata Bambang, wilayah administratif kecamatan Simpang Jernih yang dicaplok Aceh Tamiang terdapat di dua desa yakni Desa Meulidi, dan Desa Simpang Jernih.

    Seperti diberitakan sebelumnya, kisruh tapal batas antara Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur dengan Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang, hingga kini belum menemui titik terang.

    Terakhir, pertemuan antara kedua belah pihak — Muspika Simpang Jernih — dengan Pemkab Aceh Timur Tamiang berlangsung Kamis (31/7/2025) kemarin, di Aula Kantor Bupati Aceh Tamiang difasilitasi oleh Asisten l Setdakab Aceh Tamiang, TM Fajar Al Mursalin, Kabag Pemerintahan Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Aceh, Kasubbag Adm Wilayah Bagian Pemerintahan Setdakab Aceh Timur.

    Namun pertemuan tersebut belum membuahkan hasil sesuai harapan kedua belah pihak.

    Karena belum membuahkan hasil sebagaimana yang diharapkan tokoh masyarakat Simpang Jernih menegaskan tetap akan memperjuangkan batas wilayah administratif mereka sebagaimana tertuang dalam peta 1978 dimana batas antara Kecamatan Simpang Jernih, dengan Kecamatan Tamiang Hulu, sebelum Aceh Tamiang pemekaran dari Aceh Timur.

    “Kami tetap akan memperjuangkan hak kami sampai ke pengadilan, dan akan melaporkan hal ini kepada Bupati Aceh Timur — Iskandar Usman Al-Farlaky — untuk sama-sama berjuang mempertahankan wilayah administratif Aceh Timur, karena Aceh Tamiang adalah kabupaten pemekaran dari induknya Aceh Timur. Tapi kok mereka berani sekali mencaplok tanah Aceh Timur, hal ini patut diduga Aceh Tamiang sudah krisis lahan pertanian untuk masyarakatnya,” ungkap Iskandar tokoh masyarakat Simpang Jernih. (*)

    Penulis: Seni Hendri
    Editor: Seni Hendri

    Berita Simpang Jernih Kisruh Tapal Batas Aceh Timur dengan Aceh Tamiang

    Related Posts

    Daerah

    Stafsus Mualem Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Peunaron

    January 25, 2026
    Aceh Timur

    Anak Korban Keracunan MBG Dirawat di RSUD Zubir Mahmud di Ruang Khusus

    January 25, 2026
    Aceh Timur

    Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

    January 24, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025264 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024147 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025127 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.