Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      Azhari Maop Resmi Pimpin DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur

      January 17, 2026

      Juru Bicara KPA: Tidak Ada Perintah Naikkan Bendera Bulan Bintang pada 25 Desember 2025

      December 26, 2025

      Fakhrurrazi Terpilih Kembali sebagai Keuchik Gampong Seuneubok Baro Periode Kedua

      October 7, 2025

      Aliansi Pers Soroti Lambannya Pembangunan Huntara Korban Banjir di Pante Bidari

      January 28, 2026

      Investigasi Perdana, Aliansi Pers Temukan Fakta Mengejutkan Terkait Hak Korban Banjir

      January 28, 2026

      Pembangunan Hunian Sementara di Kota Langsa Segera Dimulai

      January 24, 2026

      Bupati Al-Farlaky Resmikan Jembatan Bailey yang Dibangun TNI di Nurussalam

      January 16, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home ยป Bencana Alam, Celah Bagi Barang Ilegal: Aceh Berisiko Tinggi
    Opini

    Bencana Alam, Celah Bagi Barang Ilegal: Aceh Berisiko Tinggi

    JamadonJanuary 25, 2026
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Ilustrasi Rokok Ilegal | Foto Internet

    Meningkatnya masuknya barang ilegal di wilayah Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Kota Langsa pasca banjir dan tanah longsor menunjukkan adanya hubungan erat antara kondisi darurat bencana dan melemahnya sistem pengawasan.

    Kerusakan infrastruktur, keterbatasan akses darat dan laut, serta pergeseran fokus aparat pada penanganan kemanusiaan menciptakan celah yang dimanfaatkan oleh jaringan penyelundupan untuk memasukkan rokok ilegal, narkotika, dan barang impor ilegal lainnya.

    Fakta penindakan Bea Cukai membuktikan bahwa aktivitas penyelundupan tersebut bersifat terorganisir dan berulang. Penangkapan dengan barang bukti dalam jumlah besar menandakan bahwa wilayah pantai timur Aceh tetap menjadi jalur strategis bagi sindikat lintas negara.

    Kondisi ini berpotensi terus berulang setiap kali terjadi bencana apabila tidak diantisipasi dengan langkah pencegahan yang sistematis dan berkelanjutan.

    Dampaknya, kerugian penerimaan negara dari sektor cukai meningkat, dan peredaran narkotika memperbesar risiko gangguan sosial dan keamanan di tengah masyarakat yang masih rentan secara ekonomi dan psikologis.

    Oleh karena itu, pencegahan menjadi kunci agar bencana alam tidak berkembang menjadi krisis keamanan dan ekonomi.

    Mitigasi Pencegahan

    Penguatan pengawasan pasca bencana perlu menjadi bagian dari rencana tanggap darurat. Setiap fase pemulihan harus disertai pemetaan ulang jalur rawan penyelundupan, baik darat maupun laut, dengan menempatkan pos pengawasan sementara di titik-titik strategis yang sebelumnya terdampak bencana.

    Peningkatan patroli terpadu lintas instansi, khususnya antara Bea Cukai, TNI AL, Polri, dan pemerintah daerah, juga diperlukan. Patroli bersama secara berkala di wilayah perairan dan jalur darat tidak resmi akan mempersempit ruang gerak pelaku penyelundupan, terutama pada masa transisi pasca bencana ketika aktivitas ilegal cenderung meningkat.

    Dugaan Keterlibatan Oknum Berpengaruh

    Meningkatnya arus masuk barang ilegal ke wilayah Aceh pasca bencana tidak dapat dilepaskan dari dugaan adanya jaringan yang terorganisir dan memiliki akses kekuasaan. Skala penyelundupan rokok ilegal dan barang terlarang lainnya yang berhasil diungkap Bea Cukai menunjukkan bahwa operasi tersebut tidak bersifat sporadis (tidak teratur), melainkan terencana, berulang, dan melibatkan rantai distribusi yang rapi dari luar negeri, khususnya dari Malaysia dan Thailand.

    Dugaan ini didasarkan pada pola masuknya barang ilegal yang relatif mulus, pemanfaatan jalur yang minim pengawasan, serta kemampuan pelaku menghindari pengamanan dalam periode tertentu, terutama pasca bencana.

    Namun demikian, dugaan tersebut tidak dapat serta-merta disimpulkan sebagai kebenaran, dan harus diperlakukan sebagai indikasi awal yang memerlukan pembuktian hukum.

    Penegakan Hukum

    Aparat penegak hukum perlu melakukan pendalaman terhadap kemungkinan keterlibatan aktor berpengaruh, termasuk menelusuri alur logistik, komunikasi, dan pendanaan jaringan penyelundupan. Penindakan yang hanya berhenti pada pelaku lapangan berisiko membuat kejahatan ini terus berulang.

    Jika dugaan keterlibatan oknum benar terjadi dan tidak ditangani secara serius, maka dampaknya akan sangat luas. Selain merusak wibawa institusi negara, hal tersebut juga melemahkan kepercayaan publik dan memperbesar kerugian negara, khususnya di wilayah yang sedang berjuang bangkit dari bencana.

    Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan internal, mekanisme audit independen, serta keterbukaan informasi penegakan hukum agar tidak ada ruang impunitas (kekebalan hukum). Semoga!.

    Berita Utama Celah Bagi Barang Ilegal: Aceh Berisiko Tinggi

    Related Posts

    Daerah

    Stafsus Mualem Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Peunaron

    January 25, 2026
    Aceh Timur

    Anak Korban Keracunan MBG Dirawat di RSUD Zubir Mahmud di Ruang Khusus

    January 25, 2026
    Daerah

    Pembangunan Hunian Sementara di Kota Langsa Segera Dimulai

    January 24, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025264 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024147 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025127 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.