Metropesawat.com,Aceh Timur | Kamis sore itu, bau lumpur masih menyergap di sepanjang Desa Tanjong Minje dan Ulee Ateung, Kecamatan Madat. Jalanan becek, tanah lengket menutupi pintu rumah, dan genangan air belum sepenuhnya surut.
Di beberapa sudut, anak-anak terlihat duduk memeluk lutut di teras meunasah, sedang orang tua berkutat mencari barang yang masih bisa diselamatkan. Kamis, 4 Desember 2025.
Di tengah suasana itu, iring-iringan mobil berisi puluhan bungkusan sembako dan pakaian layak pakai tiba.
Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Aceh Timur bersama jajaran pengurus dan para santri Dayah Nurul Hidayah Seuneubok Aceh (Idi Cut) datang bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan mereka hadir untuk menyaksikan langsung bagaimana warga bertahan di tengah keterbatasan.
Lanjut Baca Halaman selanjutnya ..
