metropesawat.com, ACEH TIMUR – Aksi protes warga lingkar tambang PT Medco E&P Malaka semakin meluas ke desa-desa lainnya di Kecamatan Indra Makmu dan Julok. Setelah sebelumnya warga desa Bandar Baro mengambil alih sumur minyak JR 50, kini warga desa Jambo Bale, Alue Ie Mirah, Jambo Lubok, Suka Makmur, dan desa-desa sekitar lainnya juga merasakan kekecewaan atas penyaluran tali asih yang pilih kasih dari PT Medco E&P Malaka.
Keputusan PT Medco membagikan uang secara tunai sebesar 1 juta/kk kepada ratusan kepala rumah tangga di desa Blang Nisam telah menimbulkan kecemburuan sosial dan friksi di tengah masyarakat.
“Kurangnya komunikasi dan transparansi dari pihak PT Medco terkait rencana kegiatan dan manfaat yang diterima oleh masyarakat menjadi penyebab utama kekecewaan warga,” kata Mahyuddin, Korlap Aksi dalam pres rilis nya yang diterima metropesawat.com, Senin (3/11/2025).
Katanya, Aksi tersebut kami atas namakan Aliansi Masyarakat Cinta Aceh Timur akan melakukan aksi damai pada tanggal 4 November 2025 di Simpang Cafe Apung ROW PT Medco untuk menyuarakan suara warga lingkar tambang.
“Rencana aksi tersebut telah diberitahukan secara tertulis ke Polres Aceh Timur pada hari Jumat (31/10/2025),” ungkap Mahyuddin.
Mahyuddin, Korlap Aksi, mengatakan bahwa aksi protes ini disebabkan oleh ketimpangan ekonomi dan sosial yang nyata.
“Selama 8 tahun ini, manfaat ekonomi seringkali hanya dinikmati oleh segelintir elit desa, sementara masyarakat lainnya secara umum tetap mengalami ketertinggalan ekonomi,” tegasnya.
Lanjut Mahyuddin, warga menuntut PT Medco untuk menyalurkan uang tali asih 1 juta/kk kepada desa-desa lainnya, menyalurkan CSR dan PPM dalam bentuk program berkelanjutan dengan melibatkan warga/gender, membuka informasi peluang kerja, dan menyediakan bus sekolah.
Mahyuddin berharap pihak kepolisian dapat membantu warga dalam mengawal proses penyampaian aspirasi tersebut,” demikian pungkas Mahyuddin.(*)
Penulis: Iskandar Ishak Jurnalis metropesawat.com
