Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Aksi Kemanusiaan NasDem Johar Fahlani Sambangi Korban Kebakaran Penaron dan Pengungsi Banjir Serbajadi

      January 24, 2026

      Azhari Maop Resmi Pimpin DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur

      January 17, 2026

      Juru Bicara KPA: Tidak Ada Perintah Naikkan Bendera Bulan Bintang pada 25 Desember 2025

      December 26, 2025

      Fakhrurrazi Terpilih Kembali sebagai Keuchik Gampong Seuneubok Baro Periode Kedua

      October 7, 2025

      Aliansi Pers Soroti Lambannya Pembangunan Huntara Korban Banjir di Pante Bidari

      January 28, 2026

      Investigasi Perdana, Aliansi Pers Temukan Fakta Mengejutkan Terkait Hak Korban Banjir

      January 28, 2026

      Pembangunan Hunian Sementara di Kota Langsa Segera Dimulai

      January 24, 2026

      Bupati Al-Farlaky Resmikan Jembatan Bailey yang Dibangun TNI di Nurussalam

      January 16, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home » Anggota Komisi XIII Desak Menteri Impas Tingkatan Keamanan Fasilitas Lapas di Aceh
    Nasional

    Anggota Komisi XIII Desak Menteri Impas Tingkatan Keamanan Fasilitas Lapas di Aceh

    RedaksiMarch 12, 2025
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Anggota Komisi XIII Desak Menteri Impas Tingkatan Keamanan Fasilitas Lapas di Aceh

    metropesawat.com, BANDA ACEH – Anggota Komisi XIII DPR RI, Jamaluddin Idham, memberikan atensi terhadap larinya Narapidan di Lapas Kutacane Aceh Tenggara.

    Menurut Jamal, ada beberapa hal yang menjadi temuan dalam kasus ini, bukan hanya permasalahan layanan, tapi juga sarana prasarana dan sumber daya manusia di Lapas.

    Menurut Jamal, saat ini banyak Cabang Rumah Tahanan (Rutan) maupun Rumah Tahanan sudah diupdgrade kelasnya menjadi Lapas baik kelas II maupun III, namun upgrade tersebut tidak diikuti oleh upgrade infrastruktur dan sumberdaya manusia di Lapasnya.

    “Yang penting menjadi perhatian tentang fasilitas sarana dan jumlah sumber daya manusia penjaga Lapas, saat ini hampir semua status rumah tahanan di upgrade status nya menjadi Lapas kelas II maupun III, upgrade status tersebut belum diikuti dengan upgrade sarana dan jumlah petugas Lapasnya,” ungkap Jamal.

    Dalam kunjungannya langsung ke Lapas Kutacane, Jamal menyampaikan, Lapas di Kutacane itu kapasitas maksimalnya100 orang, kemudian yang terisi saat ini 362 orang, dan petugasnya tidak sesuai dengan jumlah Napi yang ditampung saat ini.

    Menurut Jamal, kalau kapasitas ini tidak seimbang maka kejadian seperti di Kutacane ini bisa saja terulang di tempat yang lain, Jamal akan menyampaikan hal ini nanti dalam rapat dengan Menteri IMPAS terkait dengan hal ini.

    “Saya kemarin malihat langsung ke Lapas Kutacane dan mendapatkan informasi bahwa daya tampung Lapas Kutacane itu 100 orang, dan yang terisi saat ini ada 362 orang, jumlah ini juga tidak sepadan dengan jumlah petugas Lapas, ketika terjadi kejadian seperti kemarin Napi melarikan diri, tidak cukup petugas untuk melakukan pengamanan tersebut, hal seperti ini bisa saja terjadi di Lapas lainnya nanti,” terang Jamal usai melakukan kunjungan bersama Dirjen PAS, Mashudi.

    Jamal juga menghimbau agar seluruh Lapas melakukan dengan pembinaan (Narapidana) perlu dilakukan dengan memperhatikan hak asasi manusia, makanan yang disediakan harus sesuai standar, fasilitas rumah ibadah juga perlu dijaga kebutuhannya apalagi di Aceh bulan puasa, hal ini perlu menjadi perhatian bagi seluruh Lapas terutama di Aceh.

    “Saya mendapatkan beberapa informasi lain terkait dengan penanganan Napi, dan juga terhadap Napi yang telah ditangkap atau kembali lagi ke Lapas, ini perlu memperhatikan nilai-nilai kemanusian, selain itu juga terhadap standarisasi makanan dan fasilitas ibadah juga perlu dijaga apalagi saat bulan puasa seperti ini,” tambah Jamal.

    Bagi napi yang beresiko tinggi terhadap kemanaan Lapas biasanya akan ditempatkan di Lapas Super Maximum Security atau Maximal Security.

    “Kami di Komisi XIII dari Aceh akan mengusulkan kepada Menteri Impas agar di Aceh bisa segera dibangun lapas dengan fasilitas tersebut, dan lokasi yang layak dengan fasilitas tersebut ada di Lapas Sinabang, fasilitas ini penting agar kejadian seperti di Kutacane juga tidak terulang lagi, dan yang beresiko tinggi bisa ditempatkan di fasilitas khusus yang selama ini hanya ada di Nusakambangan.

    “Kejadian kaburnya Napi di Lapas Kutacane tentu ada beberapa Napi yang beresiko tinggi terhadap keamanan di Lapas, dan biasanya yang seperti itu akan ditempatkan di Lapas dengan keamanan super ketat yang ada di Nusakambangan, Jawa Tengah, jika sudah dikirimkan ke Nusakambangan tentu akan sulit bagi keluarganya untuk melakukan kunjungan, oleh karena itu nantinya kami akan sampaikan ke Meneteri IMPAS agar dibagun Lapas dengan fasilitas tersebut di pulau Simeulu, karena menurut saya Sinabang sangat mendukung untuk dibangun fasilitas tersebut,” tutup Jamal.(*)

    Anggota Komisi XIII DPR RI Jamaludin Idham Berita Hukum & Kriminal Lembaga Pemasyarakatan

    Related Posts

    Nasional

    116 Km Rusak Pasca Banjir Longsor, Bupati Al-Farlaky Desak Pemprov Percepat Pembangunan Jalan Aceh Timur – Gayo Lues

    January 27, 2026
    Nasional

    Kemendikdasmen dan Disdik Dirikan Tenda Sekolah Darurat di Pedalaman Aceh Timur

    January 21, 2026
    Nasional

    Relawan Gimbal Alas Jawa Timur Bangun 20 Unit Filter Air Bersih di Aceh Terdampak Banjir

    December 31, 2025
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025264 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024147 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025127 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.