metropesawat.com, ACEH TIMUR – Akibat aktivitas galian C, yang diduga tidak mengantongi izin, melakukan aktivitas galian dipinggir ruas jalan Peureulak – Lokop, tepatnya, di Gampong Paya Uno, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur. Akibatnya, menyebabkan longsor sehingga menyebabkan pohon tumbang dan menimpa tiang listrik dan melintang di badan jalan.
Akibatnya, arus lalulintas dari dua arah berhenti, dan listrik padam total.
“Kita sangat kecewa dengan aktivitas galian C tersebut, yang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa tiang listrik, akibatnya listrik padam untuk wilayah Kecamatan Ranto Peureulak, Peunaron, dan Serbajadi, hingga Kamis malam ini listrik padam dan petugas PLN masih bekerja di lapangan,” ungkap salah satu warga Ranto Peureulak, yang kecewa.
Pohon tumbang menimpa jaringan kabel listrik dan menyebabkan dua tiang tumbang ke badan jalan.
Akibatnya pengendara yang melintas terpaksa berhenti, karena kabel listrik bertegangan tinggi dan material longsor menutupi badan jalan.
Pihak PLN Rayon Ranto Peureulak yang mendapat informasi langsung turun kelokasi untuk melakukan pengamanan.
“Ia sedang kita tangani pak,”ungkap Muhammad Reza. (*)
- Panglima Simpang Ulim Siap Semarakkan dan Sukseskan MTQ ke-39 Aceh Timur
- Musancab PKB Aceh Timur Konsolidasikan Struktur Kecamatan, Zulmi Targetkan 10 Kursi DPRK
- Aceh Timur Menang 3-1 atas Lhokseumawe di GSI SMP Tingkat Provinsi Aceh
- Lapas Kelas IIB Idi Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Polsek Idi Rayeuk dan Koramil Idi Rayeuk
- Berakhir Penantian 6 Bulan! Haji Uma dan Pemerintah Aceh Berbagi Tugas Dalam Fasilitasi Pemulangan 13 Nelayan Asal Aceh Timur dari Thailand
