Close Menu
    • Redaksi
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Metropesawat.com
    • Home
    • Berita Utama
    • Nasional
    • Daerah
      1. Politik
      2. View All

      Ketua Komisi IV DPRK Fattah Fikri : Selamat Ditetapkannya Azhari M Nur sebagai Ketua DPW PA Aceh Timur

      May 19, 2026

      Dipercaya DPP Partai Aceh, Azhari “Haji Maop” Resmi Nahkodai DPW PA Aceh Timur 2026-2031

      May 18, 2026

      Johar Fahlani Soroti Kelangkaan BBM di Aceh Timur, Minta Disperinakertans Lebih Proaktif

      March 7, 2026

      Sambut Ramadhan, Anggota DPR RI Irsan Sosiawan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Delapan Kabupaten Kota

      February 17, 2026

      Dua Gajah Sumatera Mati Beruntun di Aceh, BKSDA Didesak Evaluasi Menyeluruh

      August 13, 2026

      Tajuddin Alusi Bantah Dugaan Rangkap Jabata Tuha Peut Bukan Perangkat Gampong

      August 10, 2026

      Ketua Forum Keuchik Simpang Ulim Kembali Jadi Keuchik Kuala

      August 5, 2026

      Masyarakat Sudah Resah, Rico Waas Harus Serius Benahi Sistem Parkir dan Lampu Jalan

      August 5, 2026
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
      • Agama
      • Seni Budaya
      • Olahraga
    Metropesawat.com
    Home » Gajah Kembali Ditemukan Mati di Aceh Timur, Rentetan Kematian Satwa Dilindungi Jadi Alarm Serius » Page 3
    Peristiwa

    Gajah Kembali Ditemukan Mati di Aceh Timur, Rentetan Kematian Satwa Dilindungi Jadi Alarm Serius

    JamadonAugust 14, 2026
    BAGIKAN Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Kematian seekor gajah kembali ditemukan di Aceh. Kali ini, satwa dilindungi tersebut ditemukan mati di kawasan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Atakana Kompeni, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (14/8/2026).

    Penyebab Kematian Harus Dibuktikan, Bukan Dispekulasikan

    Amir menegaskan, pihaknya tidak ingin muncul kesimpulan prematur sebelum pemeriksaan dilakukan.

    Kematian gajah dapat disebabkan berbagai faktor, mulai dari penyakit, kondisi kesehatan, kecelakaan, konflik dengan manusia, kondisi habitat, hingga kemungkinan aktivitas manusia yang berdampak terhadap satwa.

    Karena itu, pemeriksaan terhadap bangkai dan lokasi kejadian harus dilakukan oleh pihak yang memiliki kompetensi.

    Hasil pemeriksaan juga perlu disampaikan secara terbuka sehingga masyarakat mengetahui fakta sebenarnya dan tidak berkembang berbagai spekulasi.

    “ Kalau penyebabnya alamiah, sampaikan secara terbuka. Kalau penyakit, jelaskan hasil pemeriksaannya. Kalau ada konflik dengan manusia, masyarakat harus tahu. Dan jika ditemukan pelanggaran, tentu harus diproses sesuai hukum,” tegas Amir.

    PT Atakana Kompeni dan LSR Diminta Beri Penjelasan

    Selain KSDA/BKSDA, Amir meminta PT Atakana Kompeni dan LSR memberikan penjelasan mengenai kondisi kawasan tempat gajah tersebut ditemukan.

    Informasi mengenai aktivitas di kawasan, kondisi lingkungan, serta apakah sebelumnya pernah terjadi kemunculan atau konflik dengan gajah dinilai penting untuk membantu memberikan gambaran utuh mengenai kasus tersebut.

    Menurutnya, keterbukaan seluruh pihak dibutuhkan agar persoalan kematian satwa dilindungi tidak berhenti sebagai polemik di tengah masyarakat.

    Temuan gajah mati di Seumanah Jaya muncul hanya sehari setelah pemberitaan mengenai dua gajah Sumatera yang mati beruntun di Aceh.

    Rentetan tersebut belum tentu memiliki hubungan sebab-akibat. Namun, secara konservasi, munculnya beberapa kasus kematian dalam periode berdekatan merupakan alasan yang cukup untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan evaluasi.

    Aceh membutuhkan langkah yang lebih sistematis untuk memastikan gajah Sumatera tetap memiliki ruang hidup yang aman.

    Evaluasi seharusnya mencakup kondisi kesehatan satwa, habitat, jalur jelajah, potensi konflik dengan manusia, serta pengawasan terhadap aktivitas di kawasan yang menjadi ruang hidup gajah.

    Amir menilai kematian gajah di Seumanah Jaya harus menjadi momentum untuk membuka kembali pembahasan mengenai perlindungan satwa liar di Aceh.

    “ Gajah mati bukan sekadar berita. Ini alarm keras untuk lingkungan dan masyarakat. Jangan tunggu gajah berikutnya mati baru dilakukan evaluasi. Usut penyebabnya, periksa kawasan secara menyeluruh, dan buka hasilnya kepada publik,” pungkasnya.

    Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kematian gajah yang ditemukan di kawasan eks HGU PT Atakana Kompeni belum diketahui. Keterangan resmi dari KSDA/BKSDA mengenai hasil pemeriksaan, serta penjelasan PT Atakana Kompeni dan LSR, masih diperlukan untuk melengkapi informasi. 

    Editor : Jamadon 

    Artikel ..

    • AKUBANK Nusantara Aceh Timur Raih Juara II Inovasi Produk pada International Mobility Program 2026 di Malaysia
    • Dividen Bank Aceh untuk Aceh Timur Rp1,018 Miliar, Bupati  Al- Farlaky Minta Kontribusi Terus Ditingkatkan
    • KPA/PA Daerah I Peureulak Pilih Doa untuk Memaknai 21 Tahun Damai Aceh
    • Dua Pelajar Aceh Timur Wakili Aceh di O2SN Nasional, Bupati Al-Farlaky Beri Dukungan dan Janjikan Reward
    • Dosen Muda Aceh Timur Apresiasi Bank Aceh Syariah Salurkan Zakat Perusahaan Rp400 Juta melalui BMK
    1 2 3
    Berita Utama Gajah Kembali Ditemukan Mati di Aceh Timur Gajahmati Rentetan Kematian Satwa Dilindungi Jadi Alarm Serius

    Related Posts

    Pendidikan

    AKUBANK Nusantara Aceh Timur Raih Juara II Inovasi Produk pada International Mobility Program 2026 di Malaysia

    August 15, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Dividen Bank Aceh untuk Aceh Timur Rp1,018 Miliar, Bupati  Al- Farlaky Minta Kontribusi Terus Ditingkatkan

    August 15, 2026
    Aceh Timur

    KPA/PA Daerah I Peureulak Pilih Doa untuk Memaknai 21 Tahun Damai Aceh

    August 15, 2026
    Ekonomi Bisnis

    Akhir April 2025 Harga Kakao Mulai Membaik, Rp 90 Ribu Per Kg

    April 28, 2025327 Views

    Tingkatkan Ekonomi Janda, PT Kurma Karya Global Manfaatkan Limbah Sekam Padi jadi Energi Terbarukan

    August 6, 2024173 Views

    Tebarkan Bau Busuk, Warga Minta Pemerintah Tinjau Izin Lingkungan dan AMDAL PKS di Desa Tampak

    May 6, 2025156 Views
    Seni Budaya

    Misteri Pohon Kayu Besi di Makam Putri Nurul A’la Jejak Sejarah Abad ke-8

    December 31, 2025

    Kementerian Kebudayaan RI dan Disdikbud Aceh Timur Bersihkan Situs Sejarah Terdampak Banjir

    December 31, 2025

    Staf Ahli TP PKK Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Adat Istiadat

    November 21, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • Redaksi Dan Manajemen
    © 2026 PT. METRO PESAWAT GRUP

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.