Sosok Ridwan S.Pd, bukanlah sosok baru di dunia pendidikan dasar di Aceh Timur.
Menurut rekam jejaknya, ia telah mengabdikan diri sebagai tenaga pengajar di sekolah dasar kurang lebih 20 tahun lamanya.
Karir diawali sebagai guru Bhakti SD 5 Darussalam di Banda Aceh, pasca lulus D ll PGSD tahun 2001 silam.
Selang setahun kemudian tepatnya tahun 2022 ia pulang kampung ke Peureulak, dan melanjutkan pengabdian sebagai guru honorer Daerah di SDN Kuala Leuge.
Tahun 2003 pria berusia 49 tahun yang lahir di Desa Seuneubok Peusangan tahun 1977 silam ini lulus sebagai guru kontrak di SDN Seuneubok Pidie, Kecamatan Peureulak hingga mengabdi sampai tahun 2004.
Selanjutnya, pada tahun 2005 suami dari Ninawati SPd, MPd, ini lulus sebagai PNS dan ditugaskan ke SDN Kuala Pango 1 Peunaron sampai dengan tahun 2008.
Masih dalam tahun 2008 kemudian Ridwan pindah tugas ke SDN Kuala Leuge Peureulak sampai tahun 2018.
“Pada tahun 2016 saya terpanggil sebagai Instruktur Nasional pada program SIMPKB (sistem informasi manajemen pengembangan keprofesian berkelanjutan) program unggulan masa Menteri Pak Anis Baswedan,” ungkap Ridwan.
Melalui perannya sebagai instruktur Nasional, Ridwan terlibat langsung dalam memfasilitasi peningkatan kompetensi guru untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Aceh Timur, sehingga ia dikenal akrab dikalangan dewan guru di Aceh Timur.
Halaman selanjutnya >>>>
