metropesawat.com, JAKARTA – Ketua Umum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Dr. Ipong Hembing Putra menyampaikan pesan penting untuk dunia Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terkait kasus Kapolres Ngada, Nusa Tenggara Barat AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, Jum’at (14/3/2025). Pesan tersebut berisikan untuk mengevaluasi pendidikan yang ada di kepolisian saat ini.
“Meminta kepada Kapolri dan Bapak Presiden sebagai pimpinan pemerintahan tertinggi agar melakukan evaluasi terhadap anggota Polri,” ujar Dr. Ipong.
Dr. Ipong juga mengatakan, beberapa hal yang perlu dievaluasi adalah pendidikan, pembinaan mental, dan psikologi anggota Polri. Frekuensi yang disarankan Dr. Ipong untuk melakukan evaluasi tersebut setiap 6 bulan sekali atau setahun sekali.
“Minimal enam bulan sekali atau setahun sekali,” katanya.
Lebih lanjut, Dr. Ipong juga memaparkan, tujuan diadakannya evaluasi ini, agar ke depannya tidak ada lagi anggota Polri yang melakukan hal-hal tercela seperti saat ini lagi.
“Ini merusakan citra Polri di mata masyarakat,” pungkasnya.
Harapan Dr. Ipong, ke depannya Polri bisa menciptakan dan mencontohkan perbuatan baik dan dicintai masyarakat.
Reporter: Arwan Syah
Editor : Seni Hendri
Lanjut Baca berita Terkini :>>
- Piket Pawas Polres Aceh Timur Razia Ruang Tahanan, 37 Tahanan Diperiksa
- Laju Deforestasi SM Rawa Singkil Naik 274 Persen, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Desak Penegakan Hukum
- Plt Kepala Puskesmas Idi Rayeuk Jenguk Korban Rumah Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang
- Fokus Penguatan Posyandu, Plt Kadinkes Aceh Timur Buka Orientasi bagi Nakes
- Diduga Terkait Konflik HGU, Bangunan dan Alat Berat di Kawasan PT Bumi Flora Terbakar
