Selain itu kata Antoni, untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan sekolah terhadap bencana serta memberikan pemahaman tentang mitigasi bencana di sekolah dan wilayah sekitar.
“Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan bagian dari salah satu upaya pengurangan risiko bencana dengan cara meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah terkait penanggulangan bencana sejak dini,” tutur kepala sekolah.Baca juga: Kabid SMK Disdik Aceh Jadi Narasumber Workshop Program Pusat Keunggulan
Antoni mengucapkan terima kasih atas kerja sama dalam menjalin kemitraan dengan BPBD Aceh Timur. Semoga pengetahuan dan pengalaman yang diberikan dapat bermanfaat bagi warga sekolah dan dapat belajar banyak tentang ilmu yang diberikan dalam penanganan bencana alam.
Sementara itu perwakilan dari BPBD Aceh Timur, Kamal menyampaikan, poin utama tiga pilar satuan pendidikan aman bencana terdiri dari fasilitas, manajemen bencana, dan pendidikan pencegahan serta pengurangan risiko bencana.Baca juga:Aneka Sabun Herbal dan Halal Karya SMKN 1 Lokop
“Bencana alam yang terjadi merupakan kehendak dari Yang Maha Kuasa, namun sebagai manusia kita dapat meminimalisir dampak bencana yang terjadi dengan cara belajar bagaimana menyelamatkan diri dan orang lain dalam saat-saat genting,” ujar Kamal.
Katanya, kesadaran akan risiko, upaya preventif dan peningkatan kesiapsiagaan kita adalah kunci dalam menghadapi bencana alam.
Berita Terkini:
- Piket Pawas Polres Aceh Timur Razia Ruang Tahanan, 37 Tahanan Diperiksa
- Laju Deforestasi SM Rawa Singkil Naik 274 Persen, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Desak Penegakan Hukum
- Plt Kepala Puskesmas Idi Rayeuk Jenguk Korban Rumah Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang
- Fokus Penguatan Posyandu, Plt Kadinkes Aceh Timur Buka Orientasi bagi Nakes
- Diduga Terkait Konflik HGU, Bangunan dan Alat Berat di Kawasan PT Bumi Flora Terbakar
Pewarta : Seni
Editor. : Jamadon
Copyright ©️ Metropesawat.com 2025
