metropesawat.com, ACEH TIMUR – Jajaran Komite Peralihan Aceh (KPA) Daerah II Simpang Ulim memastikan akan tetap melaksanakan upacara peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke-50 pada 4 Desember 2026 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Panglima Simpang Ulim dalam Daerah II Simpang Ulim, Fhadil Muhammad.
Menurut Panglima Fhadil, peringatan Milad GAM ke-50 tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun 2025.
“Kata Panglima Fhadil Muhammad, pada 4 Desember tahun 2026 ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni tahun 2025. Pada Milad tahun ini akan kita meriahkan secara formal,” ujarnya.
Adapun bentuk peringatan tersebut, lanjutnya, akan digelar upacara pengibaran bendera Bintang Bulan.
“Dan kita gelar upacara pengibaran bendera Bintang Bulan,” kata Fhadil.
Ia menyebutkan, pihaknya juga akan mengajak jajaran KPA di wilayah lain untuk turut mengadakan kegiatan tersebut.
“Dan setiap Daerah I, III, dan IV juga akan kita ajak untuk diadakan pengibaran bendera Bintang Bulan,” tuturnya.
Panglima Fhadil berharap seluruh jajaran KPA dapat hadir langsung di lokasi pelaksanaan pengibaran bendera tersebut.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rangkaian Milad GAM ke-50 di Daerah II Simpang Ulim tidak hanya upacara pengibaran bendera, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial dan keagamaan.
“Pada kesempatan tersebut juga akan melakukan penyantunan ratusan anak yatim para syuhada, kemudian dilanjutkan dengan tausiah dan doa bersama,” jelas Fhadil.
Panglima Fhadil Muhammad menyebutkan ketujuh sagoe tersebut yakni Sagoe Simpang Ulim, Pante Bidari, Kuta Buloh, Blang Seunong, Madat, Darul Falah, dan Sagoe Julok untuk menyukseskan milad GAM tersebut.
“Ketujuh Sagoe tersebut, kata dia, akan menyukseskan peringatan Milad GAM ke-50,” demikian pungkas Panglima Simpang Ulim Fhadil Muhammad.
