Laporan : Jamadon | reporter metropesawat.com
Metropesawat.com,ACEH TIMUR — Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Abon Jamal bersama Abdullah yang dikenal dengan sapaan Wak Geng dengan menyantuni sejumlah anak yatim dalam kegiatan doa bersama masyarakat di kawasan sumur minyak tradisional, Gampong Lhok Meureu, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan dihadiri masyarakat setempat. Selain pemberian santunan kepada anak yatim, agenda tersebut juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus harapan agar masyarakat Gampong Lhok Meureu senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Abon Jamal mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk berbagi dengan anak yatim, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang selama ini menggantungkan kehidupan dari aktivitas ekonomi di kawasan sumur minyak tradisional.
Menurutnya, keberadaan sumur minyak tradisional di wilayah tersebut telah memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya dalam membuka lapangan pekerjaan bagi warga dan pemuda setempat.
“Kita berharap sumur minyak masyarakat ini segera mendapatkan solusi dan dapat dilegalkan oleh pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena keberadaannya sangat banyak menampung tenaga kerja, terutama pemuda setempat, dan turut mendukung perkembangan ekonomi masyarakat,” ujar Abon Jamal.
Ia berharap pemerintah tidak hanya melihat persoalan sumur minyak tradisional dari sisi penertiban, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial dan ekonomi masyarakat yang selama ini memperoleh penghasilan dari kegiatan tersebut.
Menurutnya, apabila terdapat ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi agar aktivitas tersebut dapat berjalan secara legal dan aman, pemerintah diharapkan dapat memberikan pendampingan serta mencarikan solusi bersama masyarakat.
Sementara itu, masyarakat Gampong Lhok Meureu berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama Pemerintah Aceh segera menuntaskan persoalan sumur minyak tradisional yang selama ini menjadi salah satu sumber mata pencaharian warga.
Masyarakat meminta adanya langkah konkret dan solusi yang dapat memberikan kepastian bagi warga, terutama para pekerja yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas tersebut.
Mereka berharap pemerintah dapat melakukan pembinaan, pendataan, serta mencari mekanisme penyelesaian yang memungkinkan kegiatan masyarakat dapat berlangsung sesuai dengan aturan, sekaligus memperhatikan aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan.
“Harapan kami pemerintah segera turun tangan menyelesaikan persoalan ini. Banyak masyarakat dan pemuda yang mendapatkan pekerjaan dari aktivitas tersebut. Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut tanpa ada solusi,” demikian harapan masyarakat.
Kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kepedulian terhadap masyarakat Gampong Lhok Meureu.
Di sisi lain, masyarakat berharap perhatian terhadap persoalan sumur minyak tradisional tidak berhenti pada kegiatan sosial, tetapi dilanjutkan dengan langkah nyata pemerintah untuk mencarikan solusi yang legal, aman, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Editor : Jamadon
Artikel..
- Abon Jamal dan Abdullah alias Wak Geng Santuni Anak Yatim di Sumur Minyak Tradisional Lhok Meureu
- Kakanwil Kemenag Aceh Tuntaskan Delapan Agenda Strategis dalam Kunjungan Kerja ke Aceh Timur
- Bupati Al Farlaky Temui Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir
- Wabup Aceh Timur Lepas Kontingen Jambore Nasional XII ke Jakarta
- Terkait Desakan Usut Dugaan Pungli Proyek Revitalisasi Sekolah, Ini Kata Kasi Pidsus Kejari Aceh Timur
